Industri Bertumbuh, Perdagangan Berjangka Komoditi Perlu Edukasi

    Ade Hapsari Lestarini - 27 Januari 2021 12:03 WIB
    Industri Bertumbuh, Perdagangan Berjangka Komoditi Perlu Edukasi
    Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi. Foto: dok Kliring Berjangka Indonesia.



    Jakarta: Industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Sebagai sarana investasi dan lindung nilai, sektor ini tetap mengalami pertumbuhan meskipun ekonomi nasional dan global mengalami kontraksi karena covid-19. Namun demikian, industri ini memerlukan edukasi sehingga masyarakat memahami dengan baik.

    Ketua Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) F Wishnubroto mengatakan industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) memerlukan edukasi dan literasi secara berkelanjutan. Hal ini karena Perdagangan Berjangka Komoditi di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami dengan baik investasi ini.

     



    "Dalam pelaksanaannya, edukasi dan literasi harus dilakukan tepat sasaran, karena PBK sebagai salah satu sarana investasi mempunyai faktor risiko yang besar dan perlu pemahaman yang baik dari para pelaku usaha dan masyarakat. Perlu dilakukan kolaborasi antar semua pemangku kepentingan di PBK, untuk dapat memberikan edukasi dan literasi terkait PBK ini kepada masyarakat," ujar dia dalam keterangan resminya, Rabu, 27 Januari 2021.

    Terkait edukasi dan literasi di Perdagangan Berjangka Komoditi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi mengatakan sebagai salah satu Self Regulatory Organization (SRO) di Perdagangan Berjangka Komoditi, tentu sudah menjadi kewajiban perseroan untuk melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat terkait Perdagangan Berjangka Komoditi.

    "Kami melihat, pemahaman masyarakat terkait industri ini masih belum maksimal, dan tentunya ini merupakan tantangan besar kedepan. Untuk itu, KBI senantiasa mengajak semua pemangku kepentingan untuk melakukan kerjasama dan kolaborasi dalam memberikan edukasi dan literasi terkait Perdagangan Berjangka Komoditi ini kepada masyarakat," jelas Fajar.

    Kliring Berjangka Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penjaminan Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi serta Pasar Fisik Komoditas di Bursa Berjangka Jakarta.

    "Dalam posisi kami sebagai BUMN, tentunya kami juga memiliki peran dan tugas untuk menjadi akselerator ekonomi masyarakat. Kegiatan edukasi dan literasi terkait Perdagangan Berjangka Komoditi ini merupakan implementasi core value BUMN yaitu AKHLAK, salah satu nilai utamanya adalah AMANAH. KBI mendapatkan amanah sebagai Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penjaminan Transaksi, dan tentunya kami memegang teguh kepercayaan yang diberikan pemerintah ini, dengan melakukan edukasi dan literasi untuk mengembangkan industri Perdagangan Berjangka Komoditi," paparnya.

    Industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia sepanjang 2020 mencatatkan kinerja yang positif, bahkan mencatatkan rekor transaksi sepanjang industri ini ada di Indonesia. Data dari Kliring Berjangka Indonesia menyebutkan sepanjang 2020 volume transaksi Kontrak SPA di Bursa Berjangka Jakarta mencapai 7.767.855,4 lot, sedangkan Kontrak Primer mencapai 1.678.267 lot.

    Menurut Fajar perdagangan berjangka komoditi memiliki potensi besar untuk berkembang, mengingat banyaknya komoditas yang ada di Indonesia. Selain itu, meningkatnya taraf hidup ekomoni masyarakat, juga membuka potensi meningkatnya jumlah investor yang akan berinvestasi di sektor ini.

    "Namun, investor perlu memahami secara baik tentang investasi ini, terutama terkait risiko investasi yang ada. Harapan kami, dengan edukasi dan literasi yang berkelanjutan di Perdagangan Berjangka Komoditi, industri ini akan semakin tumbuh berkembang ke dapan," tambah dia.

    Terkait edukasi dan literasi di Perdagangan Berjangka Komoditi, Kliring Berjangka Indonesia di 2020 telah menginisiasi pembentukan KBI e-ducentre. Lembaga ini memiliki fungsi untuk melakukan edukasi, literasi dan riset terkait Perdagangan Berjangka Komoditi, Pasar Fisik Komoditas serta Sistem Resi Gudang.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id