Asuransi Sequis Imbau Masyarakat Tak Abaikan Gangguan Skizofrenia

    Angga Bratadharma - 10 Oktober 2020 14:04 WIB
    Asuransi Sequis Imbau Masyarakat Tak Abaikan Gangguan Skizofrenia
    Ilustrasi. FOTO: The Cheaper Insurance
    Jakarta: Sequis Life mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan gangguan skizofrenia karena skizofrenia tidak memandang usia, gender, atau status ekonomi. Gejalanya lebih banyak terdeteksi pada saat usia remaja atau dewasa awal karena pada usia tersebut adalah masa pertumbuhan transisi menuju masa yang lebih matang.

    Pada usia tersebut banyak permasalahan yang mungkin belum mampu terselesaikan sehingga mental mudah rapuh. Bila skizofrenia terdeteksi sejak dini, disarankan segera dirujuk ke psikiater atau psikolog untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Adapun orang awam biasanya mendefinisikan skizofrenia sebagai halusinasi, delusi, dan memiliki pikiran yang kacau.

    "Hal ini tidak sepenuhnya salah. Tetapi, diagnosis yang lebih tepat harus dilakukan oleh ahlinya karena harus mengikuti kriteria diagnostik tertentu," kata Psikolog RS Ciputra Hospital CitraGarden City Meiske Yunithree Suparman, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis Ivan Christian Winatha mengungkapkan permasalahannya adalah banyak orang enggan untuk memeriksakan diri ke psikolog atau psikiater. Hal itu karena takut di cap gila dan kendala biaya yang tinggi sehingga orang cenderung mengabaikan dan menutupinya.

    "Generasi milenial nantinya akan menjadi generasi penerus. Itu sebabnya banyak sekali anjuran dan tips hidup sehat bagi milenial agar kita bisa produktif. Tetapi, sehat jasmani saja tidak cukup, mental  pun harus sehat. Apalagi, milenial rentan pada gangguan mental semacam skizofrenia maka milenial perlu melengkapi diri dengan perlindungan," sebutnya.

    Dalam hal ini, ia mengatakan, Sequis memiliki produk terkait hal tersebut. "Ada asuransi kesehatan yang menyediakan manfaat perlindungan berupa pertanggungan konsultasi ke psikolog dan pengobatannya yaitu MiPROTECTION untuk gangguan mental skizofrenia, bipolar, dan OCD sesuai ketentuan polis," ucapnya.

    Lebih lanjut, Ivan mengajak para generasi milenial untuk menjadikan hari kesehatan jiwa sedunia sebagai momen untuk meningkatkan literasi kesehatan jiwa karena gangguan jiwa dapat terjadi pada siapa saja dan dampaknya bukan saja pada soal kejiwaan tapi juga dapat mengganggu finansial pasien dan keluarganya.

    "Sehingga milenial sebaiknya melengkapi diri dengan asuransi sebagai cara bijak memproteksi finansial," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id