Iduladha, Baitulmaal Muamalat Tekan Covid-19 via Kurban Kaleng

    Angga Bratadharma - 21 Juli 2021 11:01 WIB
    Iduladha, Baitulmaal Muamalat Tekan Covid-19 via Kurban Kaleng
    Baitulmaal Muamalat tekan covid-19 via kurban kaleng saat Hari Raya Iduladha. FOTO: Baitulmaal Muamalat



    Jakarta: Penyelenggaran Hari Raya Iduladha di tahun ini hampir sama seperti tahun lalu karena masih berada di tengah situasi pandemi covid-19. Adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan pemerintah membuat aktivitas ibadah kurban masyarakat turut dibatasi.

    Sebab itu, Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) mengadakan program kurban prioritas dengan distribusi hewan kurban dalam bentuk rendang kaleng atau #SmartkurbanKaleng. Mekanisme pendistribusian hewan kurban semacam ini sangat tepat dilakukan, terlebih di masa pandemi seperti saat ini begitu banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

     



    Melalui #SmartkurbanKaleng, daging hewan kurban diolah dalam bentuk rendang, dikemas ke dalam kaleng dengan proses standarisasi tinggi agar aman dan terjamin kualitasnya untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Dari sisi pengemasan dan cara konsumsi tentunya jauh lebih praktis karena daging bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu diolah lagi bagi yang menerimanya dan juga lebih tahan lama, bahkan bisa disimpan hingga dua tahun dalam kondisi segel tertutup.

    Sebelum melalui proses penyembelihan dan pengalengan, hewan kurban tentunya dirawat dan dipilih melalui quality control yang baik. Hewan kurban yang dipilih juga dipastikan sudah sesuai dengan ketentuan syariah Islam.

    Proses penyembelihan pun dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Secara keseluruhan, proses pengemasan rendang kaleng BMM yang dilakukan oleh mitra kami telah melalui standar dan sertifikasi halal MUI, BPOM RI, GDP, GMP, ISO 9001:2015 dan HACCP.

    Direktur Eksekutif BMM Novi Wardi mengungkapkan program ini bisa menjadi solusi terbaik di masa pandemi seperti saat ini. BMM membantu para mudhohi (pekurban) yang ingin menunaikan ibadah kurbannya namun tetap aman karena prosesnya diserahkan langsung kepada BMM sehingga mereka bisa tetap di rumah saja.

    "Dan terhindar dari paparan covid-19. Selain itu, pendistribusian daging kurban pun bisa tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Novi, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 21 Juli 2021.

    BMM akan mendistribusikan daging kurban kaleng tersebut ke daerah terluar, miskin, dan terdampak bencana yang ada di Indonesia. Tercatat lebih dari 10 ribu daging kurban kaleng telah dikemas dan siap didistribusikan yang merupakan amanah dari para mudhohi, baik yang berasal dari perorangan maupun korporasi dan komunitas lainnya.

    Salah satu korporasi yang juga berkontribusi pada kegiatan kurban BMM tahun ini yaitu Bank Muamalat. Jajaran direksi dan karyawan Bank Muamalat turut berpartisipasi dengan berkurban melalui BMM. Tercatat sekitar 1.900 daging rendang kaleng dari para mudhohi Bank Muamalat telah siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id