comscore

CIMB Niaga Optimistis Kinerja Kredit UMKM Terus Menggeliat di 2022

Angga Bratadharma - 19 Oktober 2021 12:44 WIB
CIMB Niaga Optimistis Kinerja Kredit UMKM Terus Menggeliat di 2022
Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO
Jakarta: PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) optimistis kinerja penyaluran kredit terutama di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tahun depan kian menggeliat. Keyakinan itu sejalan dengan upaya pemerintah yang terus menerus memberi perhatian besar terhadap UMKM saat memulihkan perekonomian.

"Kami melihatnya sangat optimistis (kinerja kredit membaik terutama di UMKM pada 2022). Banyak sekali peraturan dan dukungan dari pemerintah termasuk regulator untuk bank bisa lebih agresif dalam menyalurkan kredit," kata Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga Tony Tardjo, dalam sebuah konferensi pers virtual, Selasa, 19 Oktober 2021.

 



Salah satu yang dilakukan CIMB Niaga untuk memacu kinerja penyaluran kredit di tahun depan, lanjut Tony, yakni menjalin kerja sama dengan perusahaan fintech. Menurutnya, industri perbankan sewajarnya menjalin kerja sama atau berkolaborasi dengan fintech dibandingkan dengan harus bersaing.

"Kami juga akan terus menjalin kerja sama dengan fintech. Bank memang harus bekerja sama dengan fintech. Jadi saya optimistis tahun depan Indonesia bisa jauh lebih baik lagi ekonominya," tuturnya.

Untuk tahun ini, Tony juga optimistis terhadap perekonomian dan dampaknya kepada kinerja perbankan. Hal itu didukung oleh jumlah debitur restrukturisasi yang berkurang sejak 2020 hingga saat ini yang mengindikasikan kondisi portofolio pembiayaan membaik. Adapun portofolio pembiayaan di Desember 2020 mencapai Rp20,1 triliun dari 6.180 debitur.

"Sebanyak 20 persen mengalami restrukturisasi di Desember 2020. Restrukturisasi kredit di Desember 2020 mencapai Rp4,0 triliun terhadap 818 debitur dan berkurang pada Juni 2021 menjadi Rp2,2 triliun terhadap 430 debitur. Portofolio restrukturisasi aktif menjadi 11 persen di Juni 2021," ucapnya.

Hal itu dimaknai oleh Tony bahwa kegiatan ekonomi mulai menggeliat kembali sehingga omzet perusahaan menjadi lebih baik. "Sehingga mereka (debitur) bisa kembali beraktivitas normal dan melakukan kewajiban pembayaran mereka kepada bank. Salah satu tanda positif yang insya Allah ke depan bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Di sisi lain, Tony menambahkan, portofolio pembiayaan pada Juni 2021 mencapai Rp20,5 triliun atau tumbuh dua persen dibandingkan dengan Juni 2020 yang mencapai Rp20,1 triliun. Sedangkan jumlah debitur pembiayaan mencapai 6.439 debitur pada Juni 2021 atau tumbuh empat persen ketimbang Juni 2020 yang mencapai 6.180.

Sedangkan portofolio dana murah CIMB Niaga hingga Juni 2021 mencapai Rp24,3 triliun atau tumbuh 21 persen dibandingkan dengan posisi Juni 2020 yang mencapai Rp20,1 triliun. Adapun penambahan jumlah nasabah dana murah pada Juni 2021 mencapai 89.211 debitur atau naik delapan persen ketimbang Juni 2020 yang mencapai 82.439.

"Akhir tahun ini kami yakin penyaluran kredit bank kami bisa tumbuh 7-8 persen," pungkasnya.
 

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id