Perkuat Bisnis Baja, Krakatau Steel Bentuk Subholding Krakatau Baja Konstruksi

    Annisa ayu artanti - 14 September 2021 11:13 WIB
    Perkuat Bisnis Baja, Krakatau Steel Bentuk Subholding Krakatau Baja Konstruksi
    Bisnis baja. Foto : AFP.



    Jakarta: PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) memastikan pembentukan Subholding Krakatau Baja Konstruksi pada 31 Agustus 2021 akan memperkuat bisnis baja. Subholding Krakatau Baja Konstruksi terdiri dari PT Krakatau Wajatama, PT KHI Pipe Industries, PT Krakatau National Resources, termasuk di dalamnya PT Krakatau Niaga Indonesia.

    "Tujuan dari pembentukan Subholding Krakatau Baja Konstruksi ini adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan melalui penggabungan anak perusahaan, optimalisasi kinerja dengan beberapa inisiatif seperti program efisiensi, operational excellence, digitalisasi, penguatan pangsa pasar melalui strategi hilirisasi, serta membangun bisnis model yang lebih baik," kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 September 2021.

     



    Silmy menjelaskan Subholding Krakatau Baja memiliki beberapa fasilitas produksi diantaranya pabrik baja tulangan dan baja profil dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun, produk wire rod 500 ribu ton per tahun, dan produk pipa baja sebesar 230 ribu ton per tahun.

    Subholding Krakatau Baja Konstruksi yang juga bergerak di bidang trading dan distribusi besi dan baja sehingga akan mendukung pemasaran dan pengembangan bisnis baja hilir yang sudah dilakukan dan sebelumnya.

    Adapun, produk dari Subholding Krakatau Baja Konstruksi diantaranya baja profil (H dan I beam), baja tulangan beton, termasuk baja siku, pipa baja spiral, pipa baja Electric Welding Resistance (ERW), serta produk-produk jadi seperti tower, jembatan baja, bangunan baja, tiang listrik baja, dan lain-lain.

    Sedangkan produk baja hilirnya yaitu Welded I Beam dan H Beam, Custom Plate, Floordeck, Electric Pole, baja ringan Galvalume berupa rangka atap Kanal C maupun Reng Asimetris, plat talang, pipa Hollow, genteng metal, dan atap.

    “Keunggulan Subholding Krakatau Baja Konstruksi antara lain menyediakan solusi aplikasi baja yang lengkap dan kompetitif kepada konsumen, baik untuk manufaktur, fabrikasi maupun custom project,” ujar Silmy.

    Silmy pun menambahkan, kinerja Subholding Krakatau Baja Konstruksi hingga Agustus 2021 mencatat nilai penjualan sebesar Rp3,4 triliun dan laba bersih sebesar Rp111,9 miliar.

    “Dengan modal kinerja yang baik ini, Subholding Krakatau Baja Kontruksi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,” pungkas Silmy.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id