Aceh Sokong 8% Pangsa Pasar Syariah Nasional

    Annisa ayu artanti - 16 Juni 2021 18:38 WIB
    Aceh Sokong 8% Pangsa Pasar Syariah Nasional
    Ilustrasi perbankan syariah. Foto: Antara/Ismar Patrizki



    Banda Aceh: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatat Aceh menyokong delapan persen total pasar syariah nasional.

    Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2021, Chief of Economist Bank Syariah Indonesia Banjaran Surya Indrastomo menyampaikan, total aset perbankan syariah di Aceh mencapai Rp48,9 triliun atau setara 8,08 persen dari total aset syariah nasional.

     



    Lalu, untuk dana pihak ketiga yang tercatat di Aceh mencapai Rp36,25 triliun atau 7,67 persen dari total nasional. Sementara untuk pembiayaan yang tercatat di Aceh mencapai Rp29,65 triliun atau sebesar 7,48 persen dari total nasional.

    "Perbankan syariah di Aceh memiliki share delapan persen terhadap total nilai industri perbankan syariah nasional," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Juni 2021.

    Dari data tersebut, ia meyakini keberadaan ekonomi syariah akan menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional. Adapun, pertumbuhan ekonomi Aceh pada kuartal II-2021 diperkirakan dapat tumbuh sampai 2,3 persen, sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional.

    Beberapa sektor unggulan di wilayah Aceh meliputi pertanian, perburuan, kehutanan, dan perikanan; pengadaan listrik, gas, air, pengolahan sampah, limbah, dan daur ulang; real estat dan jasa perusahaan; jasa pendidikan; dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

    "Stimulus pemerintah mulai dari PEN, relaksasi PPnBM, DP Pembiayaan KPR nol persen, insentif pariwisata, serta relaksasi restrukturisasi nasabah terdampak covid-19 menjadi driving faktor pertumbuhan ekonomi di Aceh," jelasnya.

    Sementara itu, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid Hasan menambahkan, sebagai role model penerapan qanun Aceh merupakan masyarakat yang visioner sehingga harapannya di masa depan Aceh dapat menjadi daerah strategis dan maju dalam penerapan ekonomi syariah.

    Hingga saat ini, BSI terus memperkuat layanan digital. Tercatat dari penguatan layanan digital, peningkatan volume transaksi kanal digital BSI mencapai Rp40,85 triliun pada Maret 2021. Kontribusi terbesar volume transaksi tersebut berasal dari layanan BSI Mobile yang naik 74,89 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id