comscore

Bank DKI Genjot Strategi Transformasi 5.0 Hadapi Persaingan Digital

Angga Bratadharma - 20 April 2022 19:11 WIB
Bank DKI Genjot Strategi Transformasi 5.0 Hadapi Persaingan Digital
Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia
Jakarta: Bank DKI mengungkapkan strategi transformasi 5.0 yang saat ini sedang digulirkan sudah berada di jalur yang tepat untuk peningkatan kapabilitas dan kapasitas. Hal itu dalam rangka menghadapi persaingan digitalisasi layanan pada industri perbankan dan keuangan yang semakin ketat.

Selain itu, Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah rangkaian transformasi 5.0, di antaranya digitalisasi UMKM dengan penggunaan JakOne Abank di seluruh Pasar Jaya dan Food Station, ke depan akan diluncurkan JakOne Mobile Abank yang merupakan penyempurnaan dari aplikasi JakOne Abank yang ada saat ini.
"Dengan tujuan mendorong penerapan inklusi keuangan serta memperluas akseptansi pembayaran kepada para pelaku UMKM di DKI Jakarta dan sekitarnya," kata Fidri, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 April 2022.

Dari sisi digitalisasi pengajuan kredit, tambahnya, saat ini telah dilakukan digitalisasi pengajuan Kredit Multiguna (KMG) melalui e-form. Kemudian sedang dikembangkan digitalisasi untuk pengajuan KUR sehingga diharapkan pengembangan ekosistem digital Bank DKI ini akan menjadi integrator bagi seluruh ekosistem perekonomian yang ada di  DKI Jakarta.

"Bank DKI akan terus melakukan inovasi layanan perbankan digital untuk terus memperkuat layanan kepada berbagai komunitas di DKI Jakarta," tuturnya.


Inovasi yang dilakukan membuat Bank DKI kembali meraih sejumlah penghargaan pada gelaran TOP BUMD Awards 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA).

Penghargaan yang diterima adalah TOP BUMD Awards 2022 BPD #Bintang 5, Golden Star Trophy dan TOP CEO BUMD 2022 untuk Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy serta penghargaan TOP Pembina BUMD 2022 untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Fidri mengapresiasi penghargaan yang didapatkan. Ia menyampaikan penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas pencapaian kinerja keuangan Bank DKI di 2021 yang pada beberapa aspek tumbuh di atas rata-rata industri perbankan nasional.

"Serta berbagai inovasi layanan melalui perbankan digital yang terus didorong," ucapnya.

Sebelumnya, Bank DKI membukukan laba bersih sebesar Rp727,36 miliar di 2021 atau tumbuh sebanyak 25,27 persen dibandingkan dengan di 2020 yang sebesar Rp580,64 miliar. Laba dapat dicetak di tengah kondisi perekonomian yang masih belum pulih sepenuhnya akibat terhantam pandemi covid-19.
 
"Perolehan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan (PPOP) yang tumbuh 45,9 persen yoy sehingga mencapai Rp1,3 triliun di 2021," kata Fidri.

Fidri menyampaikan, seiring dengan peningkatan kredit dan pertumbuhan laba, menjadikan total aset Bank DKI mencapai Rp70,74 triliun per Desember 2021. Jika dibandingkan dengan posisi total aset Bank DKI akhir 2020 yang mencapai Rp63,05 triliun, total aset mengalami peningkatan 12,21 persen dari Rp63,05 triliun.

"Lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan aset perbankan nasional sebesar 10,18 persen," pungkasnya.


(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id