comscore

IHSG Sore Ambruk, 335 Saham Nyangkut di Area Negatif

Angga Bratadharma - 06 Juli 2022 16:18 WIB
IHSG Sore Ambruk, 335 Saham <i>Nyangkut</i> di Area Negatif
Ilustrasi. FOTO: AFP/Bay Ismoyo
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini terpantau di zona merah dengan tanpa ada kesempatan sekalipun menguat. Sejauh ini belum ada sentimen positif yang membuat indeks balik arah ke area hijau.

IHSG Rabu, 6 Juli 2022, perdagangan sore berakhir di posisi 6.646, melemah 0,85 persen atau setara 56,8 poin ketimbang pembukaan pada pagi tadi di 6.692. Level tertinggi di 6.706 dan terendah di 6.602. Sebanyak 193 saham menguat, sebanyak 335 saham melemah, dan sebanyak 153 saham tidak diperdagangkan.
Sementara itu, saham-saham Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Indeks S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi karena investor tetap fokus pada lintasan pertumbuhan ekonomi AS, dan Indeks Nasdaq yang padat teknologi menguat, sementara Indeks Dow Jones tergelincir.

Indek Dow Jones Industrial Average jatuh 129,44 poin atau 0,42 persen, menjadi menetap di 30.967,82 poin. Indeks S&P 500 naik 6,06 poin atau 0,16 persen, menjadi berakhir di 3.831,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 194,39 poin atau 1,75 persen, menjadi ditutup di 11.322,24 poin.
Baca: Laju Saham Wall Street Bervariasi, S&P dan Nasdaq Naik

Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi dan utilitas masing-masing tergelincir 4,01 persen dan 3,43 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor jasa-jasa komunikasi terangkat 2,67 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terbaik.

Pergerakan pasar liar karena sentimen investor tetap goyah. Pada awal perdagangan ketiga indeks utama melemah tajam dengan indeks Dow Jones turun lebih dari 700 poin di posisi terendah sesi.

Saham AS telah berada di bawah tekanan jual tanpa henti tahun ini, dengan indeks acuan S&P 500 mencatat penurunan persentase semester pertama yang paling tajam sejak 1970, karena Federal Reserve menjauh dari kebijakan uang longgar dengan menaikkan biaya pinjaman.

Investor menunggu risalah dari pertemuan Fed Juni pada Rabu waktu setempat, karena mereka bersiap untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin lagi pada akhir bulan.

Pedagang juga mencermati data ekonomi, termasuk laporan penggajian non-pertanian (NFP) AS Juni yang diharapkan pada Jumat, dan komentar perusahaan untuk tanda-tanda puncak inflasi dan pendinginan pertumbuhan ekonomi, dengan musim laporan pendapatan sudah dekat.


Data menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada Mei, mencerminkan permintaan untuk produk-produk tetap kuat bahkan ketika The Fed berusaha untuk mendinginkan ekonomi.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id