OJK Tutup 18 Kegiatan Investasi Bodong

    Husen Miftahudin - 30 April 2020 05:32 WIB
    OJK Tutup 18 Kegiatan Investasi Bodong
    Foto: dok MI.
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap penawaran investasi ilegal. Di tengah kondisi perlambatan ekonomi akibat dampak penyebaran virus korona (covid-19), investasi bodong tersebut justru semakin menjamur.

    Selama April 2020, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan 18 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Modus penawaran investasi 18 perusahaan ini memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil tinggi dan tidak wajar.

    "Selain itu banyak juga kegiatan yang menduplikasi laman entitas yang memiliki izin sehingga seolah-olah laman tersebut resmi milik entitas yang memiliki izin," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing dalam keterangan tertulis yang dikutip Medcom.id, Kamis, 30 April 2020.

    Dari 18 entitas tersebut, sebanyak 12 di antaranya melakukan kegiatan penawaran investasi uang tanpa izin dan dua lainnya Multi Level Marketing (MLM) tanpa izin. Sementara perdagangan forex tanpa izin, cryptocurrency atau crypto asset tanpa izin, undian berhadiah tanpa izin, serta investasi emas tanpa izin masing-masing satu kegiatan penawaran.

    Satgas Waspada Investasi juga meminta masyarakat agar sebelum berinvestasi di sektor keuangan untuk memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Memastikan investasi tersebut memiliki izin dalam menawarkan produk atau tercatat sebagai mitra pemasar.

    Baca: Ada 81 Pinjaman Online Ilegal Selama April

    "Masyarakat bisa menghubungi Kontak OJK 157 atau 081157157157 atau email konsumen@ojk.go.id dan waspadainvestasi@ojk.go.id untuk menanyakan informasi mengenai perusahaan fintech lending ataupun entitas investasi yang sudah memiliki izin. Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id," tegas Tongam.

    Adapun 18 entitas investasi bodong yang ditangani Satgas Waspada Investasi tersebut adalah:

    1. Pay2pay dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penjualan pulsa dan pembayaran elektronik dengan skema multi level marketing tanpa izin.
    2. myTMT dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa pembayaran elektronik dengan skema multi level marketing tanpa izin.
    3. PT Digital Asset Indonesia (e-share profit) dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang dan perdagangan forex tanpa izin.
    4. PT Bumi Berlian Cemerlang dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    5. Viral dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    6. Uangkontan dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    7. Titip Dana dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    8. PT Premier Visindo dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    9. SX International Cambodia dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    10. 2miliar.com dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    11. PT Shakti Persada Indonesia (e-share profit, esaham infinity) dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    12. Bittrade Club dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    13. PT Duta Investindo dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    14. Recovery Dana Sukses
    (https://danainvestasisuksess.blogspot.com/;
    https://recoverysuksesonlinejoin.blogspot.com/;
    https://recoverysukses77.simdif.com/;
    https://www.titipdanasukses.co.id/), dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    15. Autogajian dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa penawaran investasi uang tanpa izin.
    16. Algopack BitAlgo dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa cryptocurrency atau crypto asset tanpa izin.
    17. PT IbnuMitraBersama dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa undian berhadiah tanpa izin.
    18. My Win Gold Project Mitra Wira Terpadu dengan kegiatan usaha yang dihentikan berupa investasi emas tanpa izin.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id