Dana Asing Bisa Kabur Besar-besaran saat Resesi

    Annisa ayu artanti - 25 September 2020 18:49 WIB
    Dana Asing Bisa Kabur Besar-besaran saat Resesi
    Ilustrasi capital outflow - - Foto: dok Antara
    Jakarta: Modal asing diperkirakan terus mengalir keluar dari pasar saham ketika resesi resmi melanda Indonesia. Padahal dana asing tersebut sudah berangsur minggat sejak wabah covid-19 muncul di Tanah Air.

    Berdasarkan data RTI, selama tiga bulan terakhir aksi jual asing di seluruh pasar sebesar Rp29,33 triliun. Sementara dalam enam bulan terakhir mencapai Rp35,25 triliun.

    "Pasti (semakin deras) capital outflow ini kan sudah terjadi dari sejak awal wabah virus korona," kata Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus kepada Medcom.id, Jumat, 25 September 2020.

    Nico menilai aliran modal asing yang keluar cenderung akan melemah jika kondisi pasar dan perekonomian Indonesia mulai membaik.

    "Sehingga kami melihat bahwa apabila resesi terjadi, besar kemungkinan capital outflow masih akan terjadi sampai adanya sesuatu yang dapat membalikkan pasar," pungkasnya.

    Adapun asing paling banyak menarik dana di saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id