Ramayana Bukukan Kerugian Rp85 Miliar di Kuartal I-2021

    Annisa ayu artanti - 07 Mei 2021 15:06 WIB
    Ramayana Bukukan Kerugian Rp85 Miliar di Kuartal I-2021
    Ilustrasi emiten ritel Ramayana - - Foto: dok MI



    Jakarta: Kinerja emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) masih terpukul karena pandemi. RALS mencatat rugi bersih sebesar Rp85 miliar pada kuartal I-2021.

    Capaian tersebut berbanding terbalik dengan perolehan laba di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp13,2 miliar.

     



    Mengutip laporan keuangan perseroan, Jumat, 7 Mei 2021, rugi yang dibukukan perusahaan dipicu oleh menyusutnya pendapatan yang diperoleh yakni dari Rp916 miliar pada kuartal I-2020 menjadi hanya Rp490 miliar pada kuartal I-2021.

    Adapun penyumbang pendapatan terbesar masih berasal dari operasional gerai di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara yakni mencapai Rp317 miliar. Sementara untuk operasional gerai di wilayah Sumatera sebesar Rp86,4 miliar. Sedangkan untuk wilayah Kalimantan, dan Sulawesi serta Papua tercatat masing-masing Rp43 miliar dan Rp43,7 miliar.

    Di samping itu, RALS juga mencatatkan penurunan pendapatan keuangan dari Rp43,4 miliar menjadi Rp22,4 miliar.

    Hingga akhir kuartal I-2021 total aset RALS sebesar Rp5,1 triliun, turun dibandingkan posisi pada 31 Desember 2020 sebesar Rp5,28 triliun. Rinciannya, total liabilitas sebesar Rp1,51 triliun dan total ekuitas sebesar Rp3,6 triliun.

    Meski mencatat rugi di tiga bulan pertama tahun ini, Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina memperkirakan emiten yang bergerak di sektor ritel akan memperoleh keuntungan pada Ramadan tahun ini. Termasuk RALS.

    Martha menyebutkan faktor yang menjadi pemicu keuntungan para peritel tersebut adalah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah dan kondisi terkini terkait pandemi covid-19 di Tanah Air.

    Pemerintah mewajibkan perusahaan untuk membayar penuh Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada para karyawannya. Adanya THR akan meningkatkan daya beli dan membantu perekonomian untuk segera pulih.


    "Kami melihat emiten peritel memiliki prospek yang lebih baik jelang Lebaran," kata Martha.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id