comscore

Cetak USD507 Juta, Penjualan Pan Brothers Turun 3,05% di Kuartal III

Husen Miftahudin - 15 Desember 2021 22:21 WIB
Cetak USD507 Juta, Penjualan Pan Brothers Turun 3,05% di Kuartal III
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/M. Rizal.
Jakarta: PT Pan Brothers Tbk (PBRX) memperoleh penjualan sebesar USD507,82 juta di kuartal III-2021. Pencapaian emiten tekstil dan garmen tersebut mengalami penurunan sebesar 3,05 persen dibandingkan perolehan periode yang sama pada 2020 yang mencapai sebanyak USD523,79 juta.

Vice CEO Pan Brothers Anne Patricia mengatakan, capaian penjualan tersebut membuat laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan sebesar 1,19 persen, dari USD19,25 juta menjadi USD19,02 juta.
"Manajemen melakukan beberapa strategi jangka panjang untuk mencapai kinerja perseroan yang lebih baik, setelah kena dampak pandemi covid-19 yang terpaksa menurunkan kinerja bisnis perusahaan," ujar Anne dalam siaran persnya, Rabu, 15 Desember 2021.

Anne membeberkan tiga langkah yang akan dilakukan perseroan untuk mendongkrak kinerja bisnis, yakni menjadi mitra strategis bagi konsumer atau buyer perseroan, meningkatkan margin perseroan, dan inisiatif strategis lainnya.

Ia menjelaskan, menjadi mitra strategis konsumer adalah mendorong pelanggan untuk berkomitmen memberikan jumlah pesanan minimum yang disepakati perusahaan.

"Kapasitas dalam penjualan juga akan membantu perseroan untuk mengelola anggaran pembelian material dan rencana produksi dengan lebih baik," ungkapnya.

Sementara kemitraan strategis lainnya yakni dengan meningkatkan pangsa pasar perusahaan dengan pelanggan tertentu. Secara umum konversi ke kemitraan strategis ditargetkan untuk menghasilkan pertumbuhan penjualan tahunan yang signifikan.

"Kemitraan strategis memungkinkan perseroan untuk memperoleh dukungan modal kerja seperti fasilitas pembiayaan vendor," papar dia.

Demi meningkatkan margin, lanjut dia, perusahaan memprioritaskan pelanggan yang menawarkan margin lebih tinggi, khususnya dari pelanggan kecil hingga menengah. Perusahaan juga akan fokus untuk memperoleh order dari brand-brand besar.

Perusahaan juga akan melakukan diversifikasi produk ke gaya hidup premium di bawah segmen menengah. Hal itu dilakukan demi memaksimalkan pemanfaatan fasilitas selama periode low season.

"Kita juga implementasi otomatisasi dan digitalisasi, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi atau output lebih tinggi dengan kapasitas tenaga kerja yang sama atau lebih sedikit dan meningkatkan kualitas," tutur Anne.

Strategi terakhir yakni setelah restrukturisasi, manajemen akan mengevaluasi strategi bidang tekstil perusahaan dan merinci lebih lanjut strategi penjualan ke depannya. Perusahaan pun akan mengevaluasi kembali beberapa perusahaan joint venture.

"Kita sudah implementasikan SAP (System, Applications, and Products) di PT Pancaprima Ekabrothers (PPEB) dan PT Eco Smart Garment Indonesia (ESGI). Implementasi SAP untuk pabrik PT Prima Sejati Sejahtera diharapkan selesai di 2021 dan bisa implementasi ke pabrik yang diharapkan selesai di 2022," tutup Anne.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id