comscore

Begini Cara OJK Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional

Husen Miftahudin - 27 November 2021 17:35 WIB
Begini Cara OJK Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional
Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) - - Foto: dok MI
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mendukung pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dengan menyelenggarakan dialog interaktif bertema Sinergi untuk Membangun Optimisme Baru Guna Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menyampaikan bahwa dialog interaktif ini bertujuan untuk memberikan informasi dan masukan yang komprehensif untuk membantu industri perbankan dalam menyusun Rencana Bisnis tahun 2022 yang akan disampaikan paling lambat akhir November 2021 ini.

 



"Inovasi dan kontribusi masing-masing bank akan tercermin melalui rencana bisnis yang akan disampaikan, yang tentunya disusun dengan tetap memperhatikan karakteristik bisnis masing-masing bank, penerapan manajemen risiko, dan prinsip kehati-hatian," ujar Heru dikutip dari siaran persnya, Sabtu, 27 November 2021.

Heru menekankan bahwa OJK akan terus menjaga stabilitas dan kinerja industri perbankan untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam menghadapi perkembangan perekonomian global yang dinamis, dampak pandemi covid-19 yang belum selesai, transformasi digital yang semakin cepat, dan tuntutan atas perkembangan industri yang ramah lingkungan.

"Strategi kebijakan yang telah disusun oleh OJK tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan dari pemerintah, lembaga otoritas lain, pelaku usaha, dan industri jasa keuangan. Oleh karena itu diperlukan sinergi yang kuat untuk membangun optimisme baru guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutur Heru.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa fungsi perbankan sebagai lembaga intermediasi sangat strategis dalam mendukung pemulihan perekonomian nasional.

"Perbankan memiliki peran penting dalam perekonomian, mendorong kredit dan pembiayaan kepada sektor UMKM, mengupayakan agar tingkat suku bunga kredit tetap kondusif bagi dunia usaha, serta mendukung pembiayaan hijau," pungkas Suharso.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id