Pemerintah Bakal Perpanjang Penempatan Dana di Bank Umum

    Husen Miftahudin - 29 Juni 2020 13:16 WIB
    Pemerintah Bakal Perpanjang Penempatan Dana di Bank Umum
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Pemerintah membuka kemungkinan agar penempatan dana di bank umum bisa diperpanjang. Langkah ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari pandemi covid-19.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada tahap awal ada Rp30 triliun dana yang disiapkan oleh pemerintah. Dana ini disimpan ke bank-bank dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai bank milik pemerintah.

    "Jangka waktu penempatan tiga bulan dan akan diperpanjang. Presiden minta diperpanjang," kata dia dalam rapat di Komisi XI DPR di Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.

    Meski begitu, Sri Mulyani menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi secara berkala. Setiap bulannya pemerintah akan meminta kepada Bank Mandiri, BNI, BRI, maupun BTN untuk melaporkan perkembangan penggunaan dana tersebut.

    "Kita terus monitoring per bulan ke masing-masing bank bagaimana penggunaaan dana tersebut. Sehingga mekanismenya adalah revolving dengan penempatan dana tiga bulan di-revolve untuk nanti enam bulan dan seterusnya," jelas dia.

    Sementara itu, tingkat bunga yang didapat oleh pemerintah sama dengan penempatan dana di Bank Indonesia (BI) yakni 3,42 persen. Dengan begitu, pemerintah tidak akan mengalami kerugian ketika diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    "Kenapa kami gunakan ini? Supaya ketika diperiksa BPK kami harus miliki tingkat rate of return yang sama dengan yang kita harus peroleh saat kita menempatkan dana tersebut di BI. Jadi, minimal rate of return sama sehingga tidak dianggap sebagai merugikan negara," pungkasnya.  
     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id