comscore

Ini Target Dirut Anyar BEI hingga 2026

Annisa ayu artanti - 29 Juni 2022 15:26 WIB
Ini Target Dirut Anyar BEI hingga 2026
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman. Foto: SS Zoom.
Jakarta: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman membidik beberapa target di masa jabatannya 2022-2026. Salah satunya adalah kapitalisasi pasar yang mencapai Rp13.500 triliun di akhir 2026.

"Hingga 2026 kami menargetkan kapitalisasi pasar bisa mencapai Rp13.500 triliun," katanya dalam konferensi pers, Rabu, 29 Juni 2022.
Selain itu, ia juga menargetkan jumlah investor dan jumlah perusahaan tercatat. Ia mematok jumlah investor bisa mencapai dua kali lipat dari jumlah yang ada saat ini. Sedangkan untuk jumlah emiten bisa meningkat 100 persen di 2026.
 
baca juga: Bos Baru BEI Bakal Lanjutkan Target 2022     

"Jadi mungkin indikator-indikator ini kami harapkan bisa terpenuhi," ucapnya.

Kendati demikian, mantan direktur PT Pertamina (Persero) mengatakan tetap terbuka dan selalu berkonsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melihat kondisi pasar terkini. Menurutnya, target-target tersebut dapat tercapai dengan roadmap tahunan serta melakukan sinergi dengan para pemangku kepentingan.

Pada akhir 2021 pasar modal sudah kembali pulih. Bahkan direktur utama BEI sebelumnya, Inarno Djajadi, menyebutkan beberapa indikator pasar modal menunjukkan level tertinggi sepanjang masa.

"Indeks kita mengalami rekor, total frekuensi juga tertinggi sepanjang masa, dan juga volume, value juga mencapai rekor high," katanya.

Tercatat, pada akhir 2021 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai posisi 6.581,5 atau naik 10,1 persen (yoy), setelah mengalami penurunan pada masa pandemi 2020.

Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham pada 2021 mengalami kenaikan sebesar 45,2 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp13,4 triliun.

Pada 2021, rerata frekuensi perdagangan harian saham mengalami kenaikan sebesar 91,1 persen (yoy) menjadi 1,29 juta transaksi per hari. Frekuensi perdagangan harian saham juga mampu menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah BEI, yaitu 2.141.575 kali transaksi pada 9 Agustus 2021.
 
Selain itu, rerata volume perdagangan harian saham juga mengalami kenaikan sebesar 81,4 persen (yoy) menjadi 20,6 miliar lembar per hari. Adapun pada 2021, volume perdagangan harian saham menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah BEI, yaitu 50.982.543.199 saham pada 9 November 2021.

Sementara untuk total nilai kapitalisasi pasar saham pada akhir 2021 tercatat sebesar Rp8.255,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 18,4 persen (yoy).

Di sisi lain, dari sisi perusahaan tercatat, aktivitas jumlah pencatatan efek baru saham masih bertumbuh secara positif, BEI mampu mencatatkan 54 perusahaan tercatat baru dengan fund raised mencapai Rp62,61 triliun yang merupakan nilai tertinggi sepanjang sejarah BEI.
 
Sementara, dari segi pengembangan investor, pada 2021 total jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 7,49 juta, atau mengalami pertumbuhan sebesar 93 persen (yoy), dengan jumlah investor saham mencapai 3,45 juta investor atau naik 103,6 persen. (yoy).

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id