2 Sorotan Investor di Pasar Saham Usai Anies Tarik Rem Darurat

    Annisa ayu artanti - 10 September 2020 10:30 WIB
    2 Sorotan Investor di Pasar Saham Usai Anies Tarik Rem Darurat
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya kembali menarik rem darurat untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    Pemberlakuan PSBB total ini karena kekhawatiran yang tinggi terhadap kasus covid-19 yang persebarannya terus tinggi. Tak ayal hal ini menjadi salah satu perhatian investor, khususnya di pasar saham.

    Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan investor akan tetap waspada terhadap dua hal, yakni berita terkait perang dagang dan penanganan covid-19.

    "Pergerakan (IHSG) masih dipengaruhi kekhawatiran akan tingginya kasus covid-19 di Indonesia yang akan kembali diberlakukan pembatasan yang akan memengaruhi perekonomian hingga akhir kuartal III-2020," kata Dennies dalam riset hariannya, Kamis, 10 September 2020.

    Selain itu, lanjut dia, investor diprediksi akan mengambil kesempatan untuk membeli saham yang sudah dirasa turun cukup tajam.

    "Saat ini fokus investor pada data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) yang diprediksi berada pada level 850 ribu, menurun dari posisi 881 ribu pada minggu lalu," ucapnya.

    Pada pembukaan perdagangan pagi ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah membara. IHSG bergerak dalam rentang 4.925 hingga level 5.084. Ini merupakan penurunan tajam dalam sehari sampai saat ini.

    IHSG dibuka melemah 4,21 persen atau 216 poin ke level 4.932. Volume perdagangan sebesar 1,7 miliar lembar saham dengan nilai Rp1,6 triliun. Frekuensi perdagangan sebesar 122 ribu. Sebanyak 31 saham naik dan 332 saham turun.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id