BI Perluas Ketentuan GWM Rupiah dan Valas

    Husen Miftahudin - 31 Maret 2020 22:19 WIB
    BI Perluas Ketentuan GWM Rupiah dan Valas
    Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah dan valuta asing (valas). FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah dan valuta asing (valas) melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/3/PBI/2020 tentang GWM Dalam Rupiah dan Valas Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Ketentuan ini berlaku efektif sejak 26 Maret 2020.

    Beleid anyar bank sentral ini merupakan salah satu implementasi kebijakan makroprudensial Bank Indonesia yang akomodatif untuk mendorong intermediasi perbankan. Sekaligus sebagai upaya BI dalam memitigasi dampak merebaknya virus korona (covid-19) di Indonesia.

    Penyempurnaan ketentuan ini terkait pemberian kelonggaran atas kewajiban pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah yang wajib dipenuhi secara harian kepada Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), dan Unit Usaha Syariah (UUS).

    "Hal ini guna mendukung implementasi tindak lanjut keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Maret 2020 yang memutuskan bahwa BI memperluas kebijakan insentif pelonggaran GWM harian dalam rupiah sebesar 50bps yang semula ditujukan kepada bank-bank yang melakukan pembiayaan ekspor-impor, ditambah dengan yang melakukan pembiayaan kepada UMKM dan sektor-sektor prioritas lain," jelas Bank Indonesia yang dikutip dari laman resminya, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020.

    Adapun ketentuan insentif ini bagi BUK, BUS, dan UUS yang melakukan kegiatan pembiayaan ekspor-impor, pembiayaan kepada UMKM, dan sektor-sektor prioritas lainnya, akan dituangkan secara terpisah.

    "Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan otoritas terkait, memantau perkembangan pandemi covid-19 guna menempuh langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk memitigasi dan mengurangi dampaknya terhadap perekonomian nasional," tutup rilis tersebut.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id