Investor Tertuju ke Joe Biden, Rupiah Bergairah

    Antara - 29 April 2021 13:01 WIB
    Investor Tertuju ke Joe Biden, Rupiah Bergairah
    Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.



    Jakarta: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat setelah bank sentral Amerika Serikat The Fed mempertahankan suku bunga acuannya.

    Pada pukul 09.47 WIB, rupiah menguat 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.470 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.500 per USD.






    "Dolar AS nampak turun di awal Kamis setelah pernyataan The Fed semalam yang masih mempertahankan kebijakan stimulus berjalan, walau mengakui adanya peningkatan ekonomi AS dan kenaikan tingkat inflasi," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya, dilansir dari Antara, Kamis, 29 April 2021.

    Fokus pasar pagi ini tertuju pada pidato Presiden AS Joe Biden yang akan membahas rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), investasi, dan pajak AS di hadapan kongres dan berpeluang menggerakkan dolar AS.

    Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya saat ini berada di posisi 90,5, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 90,61.

    Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kini berada di level 1,617 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,62 persen.

    Dolar AS akan mendapatkan peluang penggerak harga kembali di malam hari pada data-data Advance GDP & Unemployment Claims dan Pending Home Sales.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id