comscore

Rupiah Masih Tak Kuat Lawan Kedigdayaan Dolar AS, Dibuka Rp14.764/USD

Husen Miftahudin - 14 Juni 2022 09:46 WIB
Rupiah Masih Tak Kuat Lawan Kedigdayaan Dolar AS, Dibuka Rp14.764/USD
Ilustrasi mata uang rupiah - - Foto: MI/ Rommy Pujianto
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini kembali melemah. Ini karena data inflasi AS yang panas dan bank sentral global yang akan menaikkan suku bunga acuan.

"Kondisi tersebut mendorong imbal hasil Treasury AS 10-tahun yang juga naik ke level tertinggi sejak 9 Mei," kata analis pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam analisis hariannya, dikutip Selasa, 14 Juni 2022.
Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp14.764 per USD. Angka tersebut merosot sebanyak 82 poin atau setara 0,56 persen dari Rp14.682 per USD pada perdagangan hari sebelumnya.

Rupiah berada pada rentang Rp14.744 per USD sampai Rp14.764 per USD dengan year to date (ytd) return 3,52 persen. Sedangkan menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.668 per USD.

Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah juga melemah sebanyak 68 poin atau 0,46 persen ke posisi Rp14.750 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.682 per USD.

Lebih lanjut Ibrahim menjelaskan data inflasi AS menunjukkan indeks harga konsumen mengalami kenaikan sebesar 8,6 persen (yoy) pada Mei 2022, tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Kondisi ini menambah kekhawatiran para investor tentang resesi yang disebabkan oleh pengetatan kebijakan moneter dari Federal Reserve.

Upaya bank sentral untuk menaikkan suku bunga untuk mengurangi inflasi akan tetap menjadi fokus minggu ini. Federal Reserve dan Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mereka, dan ada kemungkinan Swiss National Bank juga akan melakukan hal yang serupa tetapi sedikit terjadi perubahan seperti yang diharapkan dari Bank of Japan.

"Menambah kekhawatiran investor tentang penurunan ekonomi, Beijing mengumumkan pada minggu ketiga putaran pengujian massal karena melihat wabah covid-19 baru," terangnya.

Pada perdagangan hari ini, Ibrahim menyebutkan bahwa mata uang rupiah dibuka berfluktuatif. Namun demikian, mata uang Garuda tersebut akan ditutup melemah di rentang Rp14.670 per USD sampai Rp14.730 per USD.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id