Hadapi Covid-19, Sandiaga: Transformasi Digital Perlu Didorong

    Angga Bratadharma - 26 Juni 2020 17:20 WIB
    Hadapi Covid-19, Sandiaga: Transformasi Digital Perlu Didorong
    Sandiaga Uno. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Pengusaha Nasional & Pakar UKM Sandiaga Uno menilai perlu ada dorongan percepatan transformasi teknologi digital di dunia usaha. Hal itu dinilai penting lantaran digitalisasi bisa menjadikan perusahaan lebih tangguh terutama mampu menghadapi tantangan yang muncul akibat pandemi covid-19.

    "Karena dibangun dengan kekuatan digital akan mampu untuk menjangkau solusi-solusi yang inovatif dan aplikatif di tengah pandemi covid-19 ini. "Transformasi teknologi digital akan menjadikan perusahaan lebih tangguh dan lebih mampu menghadapi covid-19," kata Sandiaga, dalam acara virtual award, Jumat, 26 Juni 2020.

    Sandiaga yakin digitalisasi akan memunculkan banyak perubahan terutama di seluruh aktivitas bisnis di Indonesia. Bahkan, dirinya yakin, dengan semakin banyaknya entrepreneur muda maka sejumlah kemajuan atau inovasi akan terus bermunculan. Tentu harapannya bisa berdampak positif terhadap biaya hidup sehari-hari.

    "Saya yakin dengan semakin banyaknya entrepreneur muda kita menciptakan peluang-peluang usaha, membuka lapangan kerja, menciptakan inovasi-inovasi sehingga layanan produk layanan jasa untuk kebutuhan sehari-hari kita semakin stabil dan terjangkau," kata Sandiaga.

    Lebih lanjut, Sandi mengaku tidak ingin para generasi milenial hanya mengeluh mencari kerja susah. Menurutnya generasi milenial seharusnya membuka lapangan usaha sendiri dengan menjadi entrepreneur. Dirinya menegaskan generasi milenial sepatutnya tidak hanya mengeluh harga listrik mahal atau harga kuota mahal.

    "Seharusnya milenial menciptakan solusi-solusi yang langsung aplikatif dan berperan membangun masa depan yang lebih sejahtera adil dan makmur. Mari bertransformasi secara digital. Mari kita menang melawan covid-19 dan bangkit di saat sulit. We can do it," tegasnya.

    Founder & CEO Iconomics Bram S Putro menambahkan perlu disadari digitalisasi yang sudah diadopsi oleh perusahaan-perusahaan keuangan di Tanah Air sangat bermanfaat saat Indonesia dan dunia dihantam oleh covid-19. Digital disrupsi yang beberapa tahun terakhir menjadi tantangan, ternyata mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi industri keuangan.

    Industri sudah lebih siap saat covid-19 datang. Bahkan, industri keuangan tetap bisa melayani masyarakat meski ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan physical distancing. Karenanya, kemajuan teknologi digital pada industri jasa keuangan saat ini harus selalu diapresiasi.

    "Seiring perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen, khususnya milenial, digitalisasi hukumnya wajib, sudah tidak ada kompromi lagi. Dengan digitalisasi pula akan semakin mempercepat literasi dan inklusi keuangan," pungkasnya. 

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id