Masyarakat Didorong Berinvestasi Reksa Dana saat Pandemi

    Angga Bratadharma - 14 September 2020 11:26 WIB
    Masyarakat Didorong Berinvestasi Reksa Dana saat Pandemi
    Investasi. Foto : Medcom.id.
    Jakarta: Pandemi covid-19 tidak menyurutkan masyarakat untuk berinvestasi, baik di pasar saham maupun reksa dana. Kondisi itu didukung oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan masyarakat berinvestasi di manapun dan kapanpun melalui smartphone.

    Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengungkapkan investasi reksa dana kini semakin mudah dilakukan dengan smartphone di genggaman tangan. Hal itu, lanjutnya, juga terjadi setelah platform transaksi investasi reksa dana IPOTFUND resmi terintegrasi ke dalam super app investasi IPOT.

    "IPOT tak hanya menawarkan layanan investasi saham, tapi kini sudah dilengkapi dengan layanan untuk reksa dana. IPOT menawarkan sarana diversifikasi investasi dengan satu akun, satu bank pembayaran, dan satu reporting untuk semua produk dan transaksi Indo Premier," kata Moleonoto, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 14 September 2020.

    Moleonoto The menambahkan dengan memiliki satu akun di Indo Premier maka otomatis sudah terintegrasi ke seluruh sistem online investasi, entah untuk reksa dana, saham atau pun ETF. Di IPOT calon investor tak perlu repot membuat beberapa akun yang berbeda untuk transaksi reksa dana, saham, dan ETF.

    "Karena seluruh transaksi sudah berbasis Rekening Dana Nasabah (RDN). Dengan satu RDN untuk semua layanan investor bisa menikmati investasi apapun dengan aman dan nyaman karena tidak perlu repot transfer ke beberapa bank kustodian dan semua transaksi RDN terpantau di aplikasi IPOT," ucapnya.

    Ia optimistis integrasi ini akan mengubah persepsi negatif yang masih melekat di masyarakat kalau investasi reksa dana ini sulit dan rumit. Investasi reksa dana mudah dinikmati secara online dengan ponsel di tangan. Berbasis aplikasi dengan fitur kekinian, lengkap, dan real time, investor pemula dengan modal terjangkau bisa memulai investasinya dengan mudah.

    "Investor pemula mulai dari mahasiswa, first jobber, hingga ibu-ibu muda dan mereka yang baru mengenal investasi bisa menjadikan reksa dana sebagai langkah paling awal untuk memulai investasinya, teristimewa di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini," ucapnya.

    Lebih lanjut, seiring prospek cerah keseluruhan reksa dana dengan dana kelolaan atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang mulai mencatatkan kinerja positif akhir-akhir ini, Indo Premier Sekuritas dalam waktu dekat ini juga akan menyelenggarakan festival literasi dan inklusi reksa dana terbesar di Indonesia FESTIFUND 2020 dengan menggandeng puluhan manajer investasi.

    "Tujuannya mengedukasi pentingnya perencanaan keuangan, pentingnya memulai investasi reksa dana, dan menjelaskan produk-produk reksa dana terbaik serta produk alternatif lainnya untuk investasi di tengah pandemi covid-19," pungkasnya.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id