Sri Mulyani Longgarkan Syarat Korporasi Agar Dapat Penjaminan Kredit

    Eko Nordiansyah - 05 April 2021 19:58 WIB
    Sri Mulyani Longgarkan Syarat Korporasi Agar Dapat Penjaminan Kredit
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melonggarkan ketentuan penjaminan bagi pelaku usaha korporasi. Pelonggaran atas ketentuan tata kelola penjaminan pemerintah diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/PMK.08/2021.

    PMK Nomor 32 Tahun 2021 mengatur tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 98/PMK.08/2020 tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi melalui Badan Usaha Penjaminan yang Ditunjuk dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.






    Melalui skema penjaminan kredit modal kerja ini, Sri Mulyani berharap jika perbankan dapat menyalurkan kredit kepada pelaku usaha korporasi yang membutuhkan. Pasalnya tingkat risiko kredit telah dijamin oleh skema penjaminan ini.

    "Untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitas penjaminan tersebut, pemerintah telah melakukan perubahan terhadap beberapa ketentuan tata kelola dalam PMK 98/2020," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 5 April 2021.

    Ia menambahkan, perubahan ketentuan berupa pelonggaran kriteria pelaku usaha korporasi bersifat lebih akomodatif dan fleksibel. Dengan demikian, aturan ini dapat mencakup lebih banyak pelaku usaha korporasi untuk menerima fasilitas penjaminan.

    "Selain itu, beberapa perubahan juga dilakukan agar kriteria penjaminan pemerintah lebih menyesuaikan dengan risiko yang dihadapi oleh penjamin, perbankan, dan pelaku usaha korporasi," ungkapnya.

    Menurutnya, pandemi covid-19 telah meningkatkan risiko usaha yang berdampak pada kesulitan kondisi keuangan pelaku usaha korporasi. Risiko berupa penurunan volume penjualan atau laba, terganggunya perputaran usaha di sektor terdampak, dan lokasi usaha berada dalam wilayah yang berisiko.

    "Pelaku usaha korporasi juga terhambat untuk kembali melakukan aktivitas normal, salah satunya disebabkan kesulitan untuk mendapatkan kredit modal kerja," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id