BI Kalbar Percepat Digitalisasi UMKM via Penerapan QRIS

    Antara - 14 Mei 2021 14:29 WIB
    BI Kalbar Percepat Digitalisasi UMKM via Penerapan QRIS
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI



    Pontianak: Pengalaman dari beberapa krisis ekonomi telah mengajarkan Indonesia bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis. Hal itu karena UMKM mampu membuktikan sebagai salah satu penyangga dan tulang punggung ekonomi negeri ini.

    Namun, tantangan ekonomi terus hadir apalagi dengan munculnya pandemi covid-19 yang sudah menjadi masalah global. Tidak bisa dipungkiri UMKM juga turut terpukul dampak wabah yang hingga saat masih berlangsung.

     



    Kabar baiknya, meski di tengah pandemi di masa yang sudah mengandalkan kemajuan teknologi, UMKM yang melakukan transformasi dengan digitalisasi dapat bertahan dan bahkan bisa mengambil peluang atau mencari pasar lebih besar.

    Dorongan UMKM go digital telah dicanangkan dan tentu perlu andil semua pihak. Bank Indonesia (BI) salah satu pihak yang terus mendorong kemajuan UMKM tersebut. BI bersinergi dengan pemerintah terus mendorong terciptanya UMKM baru sebagai kekuatan perekonomian nasional.

    Dorongan itu agar UMKM bisa memanfaatkan teknologi digital mulai dari proses pembiayaan, pemasaran, hingga pembayaran. Komitmen BI dalam mendukung transformasi UMKM melalui program onboarding UMKM yang dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dan menyediakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai kanal pembayaran digital.

    Kepala Kantor Perwakilan BI Kalimantan Barat Agus Chusaini menjelaskan saat ini di Kalbar perluasan penerapan QRIS terus digencarkan bahkan hingga ke batas negeri supaya UMKM go digital, maju, dan bersaing. Penggunaan QRIS sejak diluncurkan 17 Agustus 2019 dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2020 hingga Maret 2021 di Kalbar sudah mencapai 70.533 merchant.

    "Dari 14 kabupaten atau kota di Kalbar, Kota Pontianak masih mendominasi yakni mencapai 31.964 merchant. Kami terus mendorong percepatan transformasi ekonomi digital bagi pelaku UMKM melalui perluasan implementasi transaksi pembayaran berbasis QRIS dengan target perluasan 12 juta merchant QRIS di 2021," ujarnya, dilansir dari Antara, Jumat, 14 Mei 2021.

    Ia menjelaskan untuk terus melakukan perluasan Bank Indonesia sejauh ini telah melaksanakan beberapa upaya dalam mendukung digitalisasi di antaranya pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Kalbar.

    "Untuk TP2DD yang sudah terbentuk di Kalbar yakni TP2DD Provinsi dan Kabupaten Kubu Raya. Upaya selanjutnya implementasi QRIS di 14 kabupaten atau kota di Kalbar dan rapat koordinasi kendala penyaluran bansos nontunai," pungkas dia.

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id