comscore

Awal Pekan Indeks Berpeluang Melemah Terbatas, Cermati Saham Ini

Annisa ayu artanti - 04 Juli 2022 08:48 WIB
Awal Pekan Indeks Berpeluang Melemah Terbatas, Cermati Saham Ini
Ilustrasi. FOTO: AFP/Bay Ismoyo
Jakarta: BNI Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di awal pekan ini melemah terbatas. Adapun indeks pada akhir pekan lalu ditutup zona merah di level 6.794,32.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan secara teknikal indeks berpeluang mengalami penurunan terbatas untuk technical rebound, dari closed di atas 200 day MA, dan kondisi oversold. Adapun tren berbalik bearish, selama di bawah 6.924.
"IHSG closing di bawah 5 day MA (6.932). Indikator MACD bearish, stochastic oversold, break pola symmetrical triangle target 6.670. Selama di bawah 7.070, berpeluang menuju support 6.960/6.922/6.859 done/6.736 (200 day MA)/6.670. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.736-6.859," jelas Andri, dalam risetnya, Senin, 4 Juli 2022.

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini akan berada di posisi 6.817-6.989. Sementara untuk level support berada di 6.575-6.779.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menyampaikan Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 1,05 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat kenaikan 1,06 persen, sementara indeks Nasdaq Composite mengalami penguatan sebesar 0,9 persen.
Baca: Jerman Dukung Penghentian Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil Uni Eropa di 2035

“Meskipun menguat, ketiga bursa tersebut mencatat penurunan pada minggu lalu. Investor fokus pada beberapa perusahaan yang menurunkan target keuntungan mereka,” jelas Maxi.

Akhir pekan lalu bursa regional Asia Pasifik sebagian besar kembali melemah mengikuti pergerakan Wall Street pada malam sebelumnya. Nikkei, Kospi dan BEI melemah cukup signifikan. Pelemahan IHSG seiring pengumuman inflasi Indonesia sebesar 4,35 persen (YoY) pada Juni 2022 (lebih tinggi dari perkiraan), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Investor dapat mencermati saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan rekomendasi akumulasi buy target 8.050/8.200 stop loss di bawah 7.525. Kemudian saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) direkomendasikan speculative buy target 4.970/5.100 stop loss di bawah 4.570.

Investor juga dapat mencermati saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang direkomendasikan buy 3.480-3.500 target 3.580/3.620 stop loss di bawah 3.400. Sementara saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) direkomendasikan akumulasi buy dengan target 1.545-1.565 stop loss di bawah 1.450.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id