OJK Diyakini Mampu Awasi Konglomerasi Jasa Keuangan

    Angga Bratadharma - 28 Oktober 2020 16:13 WIB
    OJK Diyakini Mampu Awasi Konglomerasi Jasa Keuangan
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meyakini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mampu mengoptimalkan pengawasan dan pengaturan terhadap konglomerasi di industri jasa keuangan di Indonesia. Optimalisasi pengawasan sangat penting mengingat pandemi covid-19 tengah menghantam ekonomi dan aktivitas bisnis.

    "Terkait konglomerasi (industri jasa keuangan di Indonesia) kami meyakini OJK terus mengkalibrasi strategi pengawasan," kata Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan RI Arif Baharudin, dalam sebuah webinar 'Perbankan, Konglomerasi Jasa Keuangan & Krisis dan Top Bank Award', Rabu, 28 Oktober 2020.

    Di tengah pandemi covid-19 sekarang ini, lanjutnya, yang perlu ditekankan adalah perlunya meningkatkan pemantauan terhadap konglomerasi agar mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Peningkatan pemantauan juga diperlukan agar antara satu entitas bisnis dengan entitas lainnya berjalan beriringan secara baik.

    "Dan juga melihat dampaknya terhadap perekonomian sehingga bisa dilakukan mitigasi yang lebih baik dan sejak dini," ucapnya.

    Lebih lanjut, Arif kembali mengingatkan bahwa pandemi covid-19 telah memberikan tekanan besar terhadap ekonomi dunia dan tidak terkecuali Indonesia. Bahkan, pandemi covid-19 menyebabkan aktivitas dan produktivitas ekonomi turun lebih dalam dibandingkan dengan krisis-krisis di waktu-waktu sebelumnya.

    Arif menambahkan perubahan yang kerap terjadi terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan ekonomi Indonesia akibat covid-19 juga memicu ketidakpastian kian tinggi. Hal itu lantaran antara satu lembaga dunia dengan lembaga dunia lainnya merevisi dengan angka yang berbeda secara signifikan.

    "Perbedaan yang relatif signifikan itu turut menciptakan ketidakpastian bagi pertumbuhan ekonomi termasuk keuangan global dan tentunya game changer dari ketidakpastian itu adalah vaksin. Sebelum adanya vaksin maka risiko masih menjadi ancaman terus," jelasnya.

    Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus E Siregar mengatakan OJK akan tetap fokus pada kebijakan-kebijakan yang bersifat countercyclical untuk membantu percepatan pemulihan sektor riil dan perekonomian. Kebijakan itu seperti pertama, melanjutkan kebijakan restrukturisasi.

    Kedua, akselerasi roda perekonomian daerah untuk menopang ekonomi nasional dan memfasilitasi percepatan serapan belanja pemerintah. Ketiga, menjaga kontinuitas sentimen positif pasar dengan memperbaiki strategi komunikasi dan koordinasi dengan segenap pemangku kepentingan.

    Keempat, optimalisasi peran industri keuangan dengan terus dioptimalkan melalui dukungan pembiayaan pada usaha padat karya dan atau konsumsi yang memiliki multiplier effect yang tinggi. Kelima, percepatan ekosistem digital ekonomi dan keuangan terintegrasi dalam hal ini mempercepat terbangunnya ekosistem digital ekonomi dan keuangan yang terintegrasi.

    "Melanjutkan Reformasi IKNB dan pasar modal sehingga memiliki daya tahan yang kuat dan berdaya saing. Di sektor ini kita melihat ekosistem digital akan menjadi tulang punggung pelaksanaan aktivitas di sektor jasa keuangan ke depan. Ini akan menjadi salah satu faktor penting untuk didorong kedepannya," urainya.

    Agus menambahkan OJK siap menjaga agar sektor keuangan di Indonesia memiliki ketahanan kuat terhadap krisis terutama oleh pandemi covid-19. Cara itu dilakukan yakni pertama, menjaga agar debitur tidak mengalami default. Kedua, menjaga agar investor tidak melakukan capital outflow atau keluar dari pasar keuangan Indonesia.

    Ketiga, menjaga agar likuiditas di sistem keuangan terpenuhi. "Dan ini yang secara umum menjadi strategi yang ditempuh untuk menjaga agar sektor keuangan kita tetap resilience di tengah pandemi yang masih berlangsung sampai dengan saat ini," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id