Kepercayaan Nasabah Jadi Urat Nadi Perbankan

    Ade Hapsari Lestarini - 14 Oktober 2020 19:24 WIB
    Kepercayaan Nasabah Jadi Urat Nadi Perbankan
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Kepercayaan (trust) nasabah menjadi urat nadi atau aset dalam industri perbankan. Sebuah pemberitaan kasus hukum bisa mengganggu kepercayaan nasabah, sehingga penegak hukum -dalam hal ini Kejaksaan Agung-, diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan.

    Ekonom Deni Daruri mengatakan jika kepercayaan nasabah ini terganggu akibat pemberitaan kasus hukum yang tidak fokus, maka akan berbahaya tidak hanya bagi bank yang menjadi obyek pemeriksaan, tetapi juga perekonomian nasional.

    "Dampak perbankan ini bisa sistemik. Jika satu bank kolaps maka bisa berimbas kepada bank lain dan pasti akan berpengaruh terhadap perekonomian nasional. Ujungnya pemerintah juga yang repot nantinya," jelas Deni, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Baca: Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus Gratifikasi Eks Dirut BTN

    Namun demikian, dirinya mendukung proses penegakan hukum kepada siapa saja dan harus dihormati. Tetapi tetap harus hati-hati jika proses hukum itu menyangkut bank. "Jangan sampai memengaruhi kepercayaan nasabah karena kasusnya diumbar ke publik," tambah dia.

    Deni mencontohkan proses penegakan hukum pada kasus mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Menurutnya, penegak hukum diminta agar fokus pada kasus gratifikasinya.

    Penegak hukum juga diminta berhati-hati jika melibatkan pengurus bank yang saat ini aktif, walaupun statusnya hanya dimintai keterangan. Pasalnya, masyarakat bisa mengimpretasikan berbeda ketika mendegar pengurus bank dipanggil Kejagung.

    "Harusnya Kejaksaan fokus saja pada kasus gratifikasi dan tidak merembet ke mana-mana yang harus membawa pengurus bank yang saat ini aktif karena trust orang ada di situ. Apalagi pengurus bank yang saat ini aktif sedang membenahi BTN, menjaga aset dan ikut membantu pemulihan ekonomi nasional," pungkas Deni.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id