Erick Thohir Bakal IPO 12 BUMN hingga 2023

    Suci Sedya Utami - 25 Februari 2021 15:54 WIB
    Erick Thohir Bakal IPO 12 BUMN hingga 2023
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: MI/ Susanto



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal melakukan initial public offering (IPO) terhadap 8-12 perusahaan pelat merah dalam waktu tiga tahun mendatang.

    Langkah go public dilakukan untuk mendorong upaya transformasi tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) di tubuh perusahaan BUMN.

    "Untuk tiga tahun depan akan go public-kan  8-12 perusahaan BUMN menjadi bagian dari transformasi agar bisa berjalan good corporate governance yang bisa dijaga," kata Erick dalam acara economic outlook, Kamis, 25 Februari 2021.






    Menurut Erick, perusahaan yang akan melantai di bursa ini ialah perusahaan-perusahaan sehat serta menjanjikan dari segi bisnis. Termasuk yang memiliki strategi jangka panjang dalam pengembangan mobil listrik atau EV battery serta teknologi digital.

    "Ada tiga perusahaan yang berkomitmen dalam pengembangan EV battery yakni PT Pertamina(Persero), PT PLN (Persero) dan PT Inalum atau MIND ID," ungkap dia.

    Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia Tbk menyambut baik rencana perusahaan BUMN untuk go public. Sebab, baru ada 15 BUMN dan 21 anak perusahaan BUMN yang tercatat di pasar modal.

    Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan IPO akan membuat BUMN mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dari berbagai aspek seperti memperoleh pendanaan berkelanjutan, menciptakan kemandirian perusahaan, peningkatan profitabilitas dan memperkuat tata kelola perusahaan.

    IPO BUMN dan/atau anak BUMN sangat disambut baik oleh investor. Hal ini tercermin dari cukup aktifnya saham-saham yang ditransaksikan para investor. Hingga kuartal III-2020, 36,13 persen nilai transaksi saham di BEI berasal dari transaksi jual-beli saham perusahaan BUMN dan anak BUMN.
     

    "Saat ini market cap saham-saham BUMN dan anak BUMN memiliki porsi 25,8 persen terhadap seluruh market cap saham-saham tercatat di BEI," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id