Jadi Emiten Kedua yang IPO, Saham DCII Melesat 25%

    Annisa ayu artanti - 06 Januari 2021 10:13 WIB
    Jadi Emiten Kedua yang IPO, Saham DCII Melesat 25%
    Ilustrasi emiten yang lakukan IPO - - Foto: MI/ Panca Syurkani
    Jakarta: PT DCI Indonesia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten kedua yang melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di 2021.

    Perusahaan yang memperoleh kode saham DCII melepas 357,56 juta saham baru atau setara dengan 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga penawaran sebesar Rp420 per saham. Perusahaan menunjuk PT Buana Capital Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

    Berdasarkan pantauan Medcom.id, Rabu, 6 Januari 2021, saham DCII naik 25 persen atau 105 poin ke level Rp525 per saham. Saham DCII ditransaksikan sebanyak satu kali dan dengan volume satu lot.

    CEO DCI Indonesia Toto Sugiri menjelaskan perusahaan bergerak di bidang pusat data atau data center. Berdasarkan proyeksi Structure Research pasar data center akan terus bertumbuh dengan CAGR sebesar 22,3 persen selama lima tahun ke depan.

    Hingga kini perusahaan terus merasakan permintaan pasar yang kuat dari pelanggan lokal maupun pelaku bisnis global yang ingin memasuki pasar Indonesia.


    Di kuartal pertama 2021, perseroan akan mengoperasikan empat gedung data center dengan total kapasitas 37 megawatt (MW) untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia. Hal ini memberi landasan untuk mengembangkan bisnis kami dalam mendukung kesiapan data center Indonesia menghadapi persaingan ekonomi digital Asia Tenggara yang berkembang pesat di masa mendatang.

    "Langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia melalui IPO merupakan bagian dari strategi perseroan," kata Toto di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.

    Ia menjelaskan kinerja perusahaan sampai Desember 2020 mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Toto merasa optimistis dengan prospek bisnis data center yang digeluti Perseroan di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang sedang melesat, ditambah teknologi cloud yang tumbuh secara eksponensial, yang telah mendorong permintaan terhadap fasilitas data center hyperscale di Indonesia akhir-akhir ini.

    Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan bursa menyambut kedatangan emiten baru. DCII tercatat di papan pengembangan dan menjadi emiten kedua di 2021.

    Ia berharap dengan menjadi perusahaan tercatat perseroan bisa memanfaatkan opportunity yang ada melalui peningkatan kreativitas dan inovasi.


    "Lalu, kedua selalu mengikuti kemajuan teknologi. Ketiga menyusun resilience plan untuk menjamin bisnis continuity dan going concern. Keempat melakukan kegiatan operasional lebih transparan lebih akuntabel lebih profesional," pungkas Nyoman.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id