Kuartal I-2021, Bank Mega Cetak Laba Bersih Rp747 Miliar

    Eko Nordiansyah - 07 Mei 2021 16:02 WIB
    Kuartal I-2021, Bank Mega Cetak Laba Bersih Rp747 Miliar
    Ilustrasi Bank Mega - - Foto: MI/ Tri Handiyanto



    Jakarta: PT Bank Mega Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp747 miliar pada kuartal I-2021. Laba bersih Bank Mega tumbuh 11,6 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp669 miliar. Sementara laba sebelum pajak tumbuh sebesar 15,3 persen (yoy) menjadi Rp923 miliar.

    Direktur Utama Kostaman Thayib mengatakan pertumbuhan laba diperoleh dari pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NIM) yang naik sebesar 17,8 persen menjadi Rp1,2 triliun dibandingkan dengan posisi yang sama tahun sebelumnya.

     



    "Pendapatan laba Bank Mega juga disebabkan oleh keberhasilan Bank Mega dalam menurunkan biaya operasional sebesar 22,6 persen (yoy) menjadi Rp686 miliar," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Mei 2021.

    Pada Maret 2021, total Aset Bank tercatat sedikit turun 0,5 persen (ytd) menjadi Rp111,6 triliun. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mega juga tercatat turun 0,9 persen (ytd) menjadi Rp78,5 triliun dari posisi akhir 2020 sebesar Rp79,2 triliun.

    Namun rasio CASA Bank Mega pada Maret 2021 membaik menjadi 31 persen dibandingkan 28 persen pada akhir tahun lalu. Membaiknya rasio CASA ini ditopang oleh Giro yang tumbuh sebesar 25,6 persen (ytd) menjadi Rp10,7 triliun pada Maret 2021.

    Sementara itu, pertumbuhan kredit Bank Mega tercatat sebesar 1,6 persen (ytd) menjadi Rp49,3 triliun. Hal ini terutama ditopang oleh kredit korporasi yang tumbuh positif sebesar 3,7 persen (ytd) menjadi Rp27,2 triliun pada Maret 2021.

    Ia menambahkan, keberhasilan inovasi digital dan otomasi membuat rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membaik, yaitu 62,17 persen pada Maret 2021 dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 69,71 persen.

    Bank Mega juga berhasil mencatatkan perbaikan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi 26,60 persen. Kredit bermasalah (NPL) juga terjaga pada posisi 1,30 persen (gross) pada Maret 2021 dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,55 persen.


    "Sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, di 2021 Bank Mega tetap optimis untuk meningkatkan pertumbuhan bisnisnya meskipun tahun ini masih penuh tantangan akibat pandemi covid-19," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id