Penjualan Aset Bikin Rupiah Merosot

    Annisa ayu artanti - 19 Maret 2020 13:44 WIB
    Penjualan Aset Bikin Rupiah Merosot
    Ilustrasi rupiah - - Foto: Antara/ Aprillio Akbar
    Jakarta: Nilai tukar rupiah semakin merosot hingga menembus Rp16 ribu per USD. Hal tersebut terjadi lantaran investor gencar melakukan penjualan aset.
     
    "Kalau dilihat tadi malam (Rabu, 18 Maret 2020), pasar finansial hampir semua kelas aset dijual oleh investor. Jadi, mau namanya bond, Exchange Traded Fund (ETF), berbagai macam aset class di emerging market itu mereka jual," kata Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual kepada Medcom.id, Kamis, 19 Maret 2020.

    Menurutnya, para investor menjual seluruh aset mereka dan beralih ke dolar Amerika Serikat. Itulah yang menyebabkan mata uang negara Adidaya ini mengalami penguatan.

    "Mereka lari ke dolar," ucapnya.

    Meski melemah, David menambahkan kondisi pelemahan nilai tukar ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di banyak negara. Misalnya, nilai tukar dolar Australia turut terperosok hingga lima persen.

    "Memang semuanya paling lemah terhadap dolar. Paling parah itu dolar Australia turun lima persen. Menurut saya kita masih lumayan sekitar satu persen," ujarnya.

    Atas kondisi ini, Bank Indonesia dalam rapat dewan gubernur siang ini diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat dalam menekan pelemahan nilai rupiah di tengah mewabahnya virus korona (covid-19).

    "Saya pikir yang bisa dilkaukan Bank Indonesia adalah menjaga volatilitas. pelemahan dan penguatan," tukasnya.

    Berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar rate (Jisdor) Bank Indonesia hari ini posisi rupiah terhadap dolar Rp15.712 per USD.

    Mengutip data Bloomberg, Kamis, 19 Maret 2020 posisi rupiah berada di level Rp15.315 per USD, melemah 0,61 persen dari perdagangan kemarin.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id