Bumi Resources Mineral Capai Laba Bersih Rp30,4 Miliar

    Arif Wicaksono - 18 November 2020 14:43 WIB
    Bumi Resources Mineral Capai Laba Bersih Rp30,4 Miliar
    Ilustrasi. Foto : MI/Usman Iskandar.
    Jakarta: PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatat kinerja keuangan dan operasinya yang berakhir pada 31 Agustus 2020. Perusahaan menunjukkan peningkatan pada pendapatan, laba bersih, dan produksi emasnya dari kuartal dan tahun sebelumnya.

    Dalam keterangan resminya, BRMS mencetak laba bersih sebesar USD2,1 juta (asumsi kurs Rp14.500 per USD) senilai Rp30,4 miliar untuk periode Januari hingga Agustus 2020. Capaian ini naik pesat dari kinerja tahun sebelumnya yang laba bersihnya mencapai USD1,2 juta (asumsi kurs Rp14.500) senilai Rp17,4 miliar. Pendapatan perusahaan mencapai USD3,1 juta atau sudah mendekati capaian 2019 sebesar USD4,4 juta. Ekuitas BRMS mencapai USD575 juta, sedangkan utang jangka pendeknya kosong alias tak ada. Hal ini menandakan bahwa permodalan perusahaan semakin sehat.

    Direktur Utama BRMS Suseno Kramadibrata mengatakan membaiknya kinerja ini karena produksi emas dari lokasi tambang perusahaan di Poboya, Palu (Sulawesi) terus meningkat.

    "Harga jual emas yang masih cukup tinggi juga mendukung bisnis kami. Oleh karenanya, kinerja keuangan semakin membaik. Anak usaha kami, PT Citra Palu Minerals (CPM) saat ini tengah mengoperasikan pabrik pengolahan yang pertama dengan kapasitas penuh (500 ton bijih per hari)," kata dia dalam keterangan resminya, Rabu, 18 November 2020.

    Direktur & CFO BRMS Fuad Helmy menjelaskan perusahaan juga telah menerima fasilitas kredit investasi dalam bentuk Standby Letter of Credit (SBLC) sejumlah USD70 juta dari BNI (BNI) di April 2020 untuk mendanai pekerjaan konstruksi dan pembangunan pabrik pengolahan kedua dengan kapasitas 4.000 ton per hari.  Pembangunan pabrik pengolahan kedua dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari diharapkan dapat selesai di kuartal IV-2021 dan mulai beroperasi di kuartal I-2022.

    Pada 11 November 2020, mayoritas dari pemegang saham Perusahaan telah menyetujui, di antaranya agenda rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) untuk mendanai pengembangan bisnis Perusahaan jangka pendek & menengah.

    Pada 17 November 2020, BRMS telah menyampaikan Prospektus mengenai rencana PMHMETD tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencakup di antaranya harga pelaksanaan PMHMETD di Rp70, alokasi penggunaan dana hasil PMHMETD, dan kinerja keuangan periode kuartal III-2020.

    Direktur & IR BRMS Herwin Hidayat mengatakan rencana PMHMETD ini sangat penting untuk mendanai rencana pengembangan bisnis perusahaan. Sebagian besar dari dana PMHMETD tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik pengolahan ketiga dengan kapasitas 4.000 ton bijih emas per hari, dan pekerjaan pengeboran untuk menambah jumlah cadangan bijih emas di Palu (sebagian besar).

    "Kami juga berencana untuk melakukan beberapa pekerjaan pengeboran di Gorontalo.” jelas dia.

    Suseno menjelaskan bahwa dimasa lalu, Rio Tinto grup pernah melakukan pengeboran di 34 lubang bor dengan akumulasi kedalaman 7.900 meter di beberapa prospek dalam lokasi tambang Poboya.

    Selanjutnya, anak usaha BRMS, yaitu CPM, juga telah melakukan pengeboran di 13 lubang bor dalam lokasi tambang yang sama (Poboya) dengan total kedalaman 3.000 meter. Dari hasil-hasil pengeboran tersebut kami berkeyakinan untuk bisa menambah cadangan bijih emas di Poboya, Palu dalam rencana pengeboran kami di masa datang.

    ”Bila berjalan sesuai rencana maka kami akan berkembang dari perusahaan dengan satu pabrik pengolahan dengan kapasitas 500 ton per hari menjadi Perusahaan dengan tiga pabrik pengolahan dengan total kapasitas 8.500 ton per hari di 2023. Selanjutnya, kami juga berharap untuk dapat meningkatkan jumlah cadangan bijih emas di lokasi tambang emas Poboya di Palu, Sulawesi, tergantung dari keberhasilan kegiatan pengeboran terkait.” kata dia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id