comscore

CIMB Niaga Syariah Rambah Bisnis di Logam Mulia

Angga Bratadharma - 14 Januari 2022 11:03 WIB
CIMB Niaga Syariah Rambah Bisnis di Logam Mulia
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Jakarta: Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki emas logam mulia (batangan) Antam. Melalui fasilitas pembiayaan X-TRA Dana iB yang menggunakan akad murabahah atau jual beli nasabah bisa membeli emas logam mulia Antam dengan berbagai ukuran.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menyatakan emas merupakan salah satu komoditas yang menarik dan diminati masyarakat dari waktu ke waktu, baik untuk investasi maupun sarana lindung nilai. Hal ini karena emas memiliki nilai yang tidak tergerus oleh zaman, sehingga dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Selain itu, tambahnya, dengan tingkat likuiditas emas yang tinggi, masyarakat dapat dengan mudah menjual saat membutuhkan dana segar. Berangkat dari hal itu, lanjutnya, CIMB Niaga Syariah berinovasi membuat fasilitas pembiayaan kepemilikan emas dengan memanfaatkan X-TRA Dana iB.

"Masyarakat bisa membeli dan berinvestasi dalam bentuk emas sesuai ukuran yang diinginkan dengan cara mencicil, tanpa harus menunggu dana terkumpul lebih dulu. Dengan demikian, masyarakat berpotensi menikmati keuntungan dari kenaikan harga emas di masa mendatang," kata Pandji, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 Januari 2022.

Pandji menjelaskan, CIMB Niaga Syariah menggandeng mitra PT Gold Martindo yang memiliki outlet di berbagai kota di Indonesia dengan harga kompetitif. Masyarakat bisa memperoleh pembiayaan untuk pembelian emas ini maksimum sebesar Rp180 juta dengan tenor hingga 60 bulan (bagi nasabah existing CIMB Niaga).

"Adapun untuk nasabah baru, nilai pembiayaan maksimum yang bisa diberikan sampai dengan Rp100 juta dan jangka waktu pembiayaan sampai 36 bulan," tukasnya.

Sementara itu, CIMB Niaga Syariah membukukan laba sebesar Rp1,4 triliun pada sembilan bulan pertama 2021 atau naik 32,1 persen secara tahun ke tahun (yoy). Pertumbuhan tersebut dapat dicapai di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum kunjung usai.
 
Pertumbuhan laba utamanya dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan sebesar Rp35,4 triliun yang berasal dari segmen consumer banking, Financial Institution Group (FIG), dan Small Medium Enterprise (SME).
 
Dari sisi pendanaan, per 30 September 2021 CIMB Niaga Syariah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp36,7 triliun, dengan rasio CASA mencapai 45,4 persen. Pertumbuhan dana murah sejalan digitalisasi layanan yang terus digencarkan. Dengan kinerja itu membuat CIMB Niaga Syariah mencatat aset Rp50,8 triliun atau naik 13 persen secara yoy.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id