Penangkapan Maria Pauline Tarik Saham BNI ke Zona Merah

    Annisa ayu artanti - 09 Juli 2020 14:22 WIB
    Penangkapan Maria Pauline Tarik Saham BNI ke Zona Merah
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI
    Jakarta: Pergerakan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bergerak ke area negatif sejak penangkapan Maria Pauline, pembobol Rp1,7 triliun. Saham emiten berkode BBNI pada perdagangan hari ini cenderung melemah.

    Berdasarkan data RTI, Kamis, 9 Juli 2020 saham emiten perbankan pelat merah tersebut sempat menghijau pada awal pembukaan perdagangan. Namun kemudian melemah hingga akhir perdagangan sesi I.

    Lalu pada saat pembukaan perdagangan sesi II yakni pukul 13.32 WIB saham ini masih betah bergerak di zona merah, atau merosot 0,21 persen dari pembukaan perdagangan di level 4.820.

    Kasus pembobolan uang senilai Rp1,7 triliun oleh Maria Pauline Lumowa bermula ketika PT Gramarindo Group milik Maria dan Adrian Waworuntu mengajukan pinjaman uang kepada BNI cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. BNI mengucurkan pinjaman senilai USD136 juta dan 56 juta euro atau sama dengan Rp1,7 triliun pada periode Oktober 2002-Juli 2003.

    Aksi itu terendus lantaran BNI tetap menyetujui jaminan L/C untuk kegiatan eksportir dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp. Meski, bukan bank korespondensi BNI.

    Pihak BNI curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group dan mulai melakukan penyelidikan pada Juni 2003. Perusahaan itu rupanya tak pernah melakukan ekspor.
     
    Dugaan L/C fiktif ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Maria dinyatakan sebagai tersangka pelaku pembobolan kas BNI cabang Kebayoran Baru lewat L/C fiktif.  
     

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id