Wow, Pasar Keuangan RI Kebanjiran Rp16 Triliun Dana Asing Sejak Awal Januari

    Husen Miftahudin - 22 Januari 2021 20:19 WIB
    Wow, Pasar Keuangan RI Kebanjiran Rp16 Triliun Dana Asing Sejak Awal Januari
    Ilustrasi dana asing masuk ke Indonesia - - Foto: Antara/ Rosa Panggabean



    Jakarta:  Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing kembali membanjiri pasar keuangan domestik selama sepekan. Berdasarkan data transaksi pada 18-21 Januari 2021, dana-dana dari investor asing (nonresiden) di pasar keuangan domestik mengalir (beli neto/capital inflow) sebanyak Rp6,49 triliun.

    Mengalirnya modal asing ke pasar keuangan domestik ditopang oleh derasnya pembelian di pasar Surat Berharga Negara (SBN), dengan catatan inflow sebesar Rp5,81 triliun. Sementara dana asing di pasar saham juga tercatat masuk pasar domestik sebanyak Rp0,68 triliun.

    "Dengan demikian, dana-dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia sejak 1-21 Januari 2021 (year to date) mencapai sebesar Rp16,0 triliun," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam perkembangan indikator stabilitas nilai rupiah, Jumat, 22 Januari 2021.






    Adapun premi risiko atau credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun turun di 71,33 bps per 21 Januari 2021 dari 73,14 bps per 15 Desember 2020. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

    Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.

    Sayangnya, aliran dana asing yang membanjiri pasar keuangan domestik tak mampu membuat nilai tukar rupiah menyalip dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini. Rupiah tergilas, dari Rp13.980 per USD pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Januari 2021 menjadi Rp14.010 per USD pada Jumat pagi, 22 Januari 2021.

    Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah juga ditutup melemah ke posisi Rp14.035 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.000 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 35 poin atau setara 0,25 persen dengan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp13.992 per USD sampai Rp14.051 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah juga berada di jalur merah di posisi Rp14.047 per USD. Rupiah melemah tipis 12 poin atau setara 0,09 persen dari Rp14.035 per USD di penutupan perdagangan sebelumnya.

    Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.054 per USD atau melemah 15 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp14.039 per USD.

    Bank Indonesia, tegas Erwin, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

    "Termasuk melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutup Erwin.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id