Rupiah Stagnan di Tengah Kenaikan Realisasi Investasi

    Husen Miftahudin - 23 Oktober 2020 18:51 WIB
    Rupiah Stagnan di Tengah Kenaikan Realisasi Investasi
    Ilustrasi kurs rupiah bergerak datar - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tak mampu memanfaatkan momentum laporan kenaikan realisasi investasi yang masuk ke Indonesia pada kuartal III-2020. Mata uang Garuda tersebut terpaksa menyerah dari amukan kekuatan dolar Negeri Paman Sam pada penutupan perdagangan akhir pekan ini.

    Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan bahwa nilai investasi yang masuk ke RI pada kuartal III-2020 sebanyak Rp209 triliun. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

     



    Jumlah tersebut juga jauh membaik dibandingkan kuartal II-2020. Kala itu, nilai investasi yang masuk ke Tanah Air sebesar Rp191,9 triliun, terkontraksi 4,3 persen (yoy). Sedangkan secara kumulatif Januari-September 2020, nilai investasi sebesar Rp611,6 triliun atau naik sebanyak 1,7 persen (yoy).

    "Kalau melihat data investasi tersebut, optimistis masa kritis realisasi investasi sudah terlewatkan. Pembangunan infrastruktur kembali berjalan dan tinggal bagaimana kedepannya agar pemerintah dan masyarakat terus menjaga agar investasi terus stabil dan meningkat dari waktu ke waktu," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Medcom.id, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Kenaikan nilai realisasi investasi yang masuk ke Indonesia diharapkan mampu mendorong ekonomi domestik tumbuh positif di kuartal keempat. Sebab, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 diproyeksi terkontraksi tipis sekitar minus satu sampai 2,9 persen.

    "Namun kontraksi ekonomi pada kuartal ketiga lebih landai ketimbang kuartal kedua. Indonesia mungkin resesi, tetapi bukan berarti tidak ada harapan ekonomi akan kembali membaik," ungkap Ibrahim.

    Harapan ekonomi tumbuh positif di kuartal IV-2020 diyakinkan rilis data realisasi investasi yang sedikit lebih baik dibandingkan ekspektasi para analis. Sehingga, ada kemungkinan Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal IV-2020 akan lebih baik.


    "Juga dibarengi dengan konsumsi masyarakat yang terus meningkat dan ada wacana di November 2020 bahwa PSBB Transisi di DKI Jakarta akan berubah menjadi New Normal, sehingga masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti biasa dan tetap kalau keluar rumah menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," jelas dia.

    Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini nilai tukar rupiah terhadap USD stagnan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup tak ada pergerakan dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, yakni berada di posisi Rp14.660 per USD. Adapun rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.655 per USD sampai Rp14.707 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah justru berada di jalur hijau pada posisi Rp14.650 per USD. Rupiah menguat sebanyak 45 poin atau setara 0,31 persen dari Rp14.695 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Sedangkan berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.738 per USD atau melemah sebanyak 41 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.697 per USD.

    "Mata uang rupiah pada sesi pagi sempat melemah 45 poin dan ditutup di level Rp14.660 per USD dari penutupan sebelumnya di level yang sama. Dalam perdagangan minggu depan mata uang rupiah kemungkinan akan dibuka fluktuatif dan melemah 50 poin, namun ditutup menguat tajam 10-60 poin di level Rp14.610 per USD hingga Rp14.690 per USD," pungkas Ibrahim.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id