comscore

Cara Efektif Ajarkan Anak soal Uang

Media Indonesia.com - 29 Juni 2022 20:13 WIB
Cara Efektif Ajarkan Anak soal Uang
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Jakarta: Certified Financial Planner Annisa Steviani mengatakan literasi finansial sangat penting untuk diajarkan sejak dini agar anak dapat mengatur keuangannya dengan lebih baik.

"Biasanya kalau orang tua itu menganggap kalau sudah ngajarin nabung, tandanya sudah ngajarin anak tentang keuangan. Padahal kita sendiri dari kecil diajarin nabung, tapi apakah sudah pasti bisa kelola uang? Belum tentu," kata Annisa saat diskusi daring, Rabu, 29 Juni 2022.
Annisa mengatakan, untuk mengajarkan literasi finansial pada anak memang membutuhkan proses.

Uang adalah alat tukar

Cara pertama yang bisa dilakukan oleh orang tua yang memiliki anak balita adalah dengan mengajarkan uang merupakan alat tukar.

"Jadi memang prosesnya itu banyak ya untuk ngajarin keuangan sama anak. Pertama, kalau anaknya masih balita, kita bisa ajarin uang itu sebagai alat tukar dulu. Kalau kita belanja ini ditukar lho, ini uangnya, ini barangnya kita ambil gitu," jelas Annisa.

Jelaskan uang untuk memenuhi kebutuhan

Tak hanya itu, orang tua juga perlu untuk mengajarkan konsep, orang dewasa perlu bekerja. Orang tua dapat menjelaskan uang yang didapatkan dari bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan harian seperti membayar listrik dan lain sebagainya.

Dengan begitu, anak pun dapat mengerti tentang kegunaan uang dan lebih menerima orang tuanya harus pergi bekerja. "Terus bisa mengajarkan balita konsep orang dewasa itu harus bekerja. Nanti akan dapat uang. Uangnya untuk apa? Bukan untuk beli mainan atau susu. Karena anak sekarang kritis-kritis 'Enggak usah beli mainan deh, tapi mama jangan kerja'. Jadi jelaskan kalau kerja untuk bayar listrik biar AC-nya bisa menyala, atau bisa beli air galon untuk minum gitu," tuturnya.

Ajak berbelanja

Cara lainnya untuk mengajarkan keuangan pada anak adalah dengan mengajaknya berbelanja. Dengan berbelanja sendiri, anak akan lebih mengerti konsep mahal dan murah. Dia juga akan memahami apakah uangnya cukup untuk membeli barang yang diinginkan atau tidak.

"Lalu anak juga harus diajarin belanja. Karena dia enggak tahu mahal dan murah seperti apa. Apakah uangnya cukup atau nggak. Apalagi pandemi gini, belanjanya sudah online. Dia bandingkan harga secara online. Bandingin ongkir, kualitas, tahu uangnya cukup atau harus menabung dulu. Jadi akan lebih gampang kalau uangnya sudah berbentuk digital. Jadi teknologi sekarang akan sangat berguna banget buat kita ngajarin ke anak-anak bagaimana sih caranya mengelola keuangan dengan lebih baik lagi," papar Annisa.

Sikap berhemat dan menabung

Setelah mengajarkan kepada anak tentang konsep menggunakan uang, Annisa menjelaskan anak dengan sendirinya akan mengerti dan menerapkan sikap berhemat dan menabung. Tak hanya itu, anak juga dapat lebih mengerti apa yang dia inginkan tidak dapat dibeli sekarang juga sehingga akan menumbuhkan sikap sabar untuk menunggu tabungannya cukup.

"Nanti secara natural anak juga akan sadar menabung kok. Dia akan mengerti uangnya belum cukup, secara natural dia akan tahu dengan menabung baru dia bisa beli apa yang dia mau. Akhirnya dia juga akan sadar enggak semua harus dibeli sekarang dan memang semua barang yang dibeli itu harus sesuai kemampuan," tutupnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id