comscore

Siap Melantai di Bursa, MAS Alokasikan 94% Dana IPO untuk Ekspansi

Ade Hapsari Lestarini - 24 Januari 2022 08:24 WIB
Siap Melantai di Bursa, MAS Alokasikan 94% Dana IPO untuk Ekspansi
MAS Alokasikan 94% Dana IPO untuk Ekspansi. Foto: dok MAS.
Jakarta: Perusahaan distributor mur dan baut nasional, PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (MAS) akan mengalokasikan 94 persen raihan dana penawaran umum saham (Initial Public Offering/IPO) untuk ekspansi.

Direktur Utama MAS Simon Hendiawan, mengatakan, dana ini akan digunakan sebagai modal kerja. "Terutama untuk pembelian persediaan dalam mendukung rencana ekspansi perusahaan membuka gerai pemasaran di sejumlah kota di Indonesia," kata Simon kepada wartawan, Senin, 24 Januari 2022.

Selain itu, tambah dia, pihaknya juga akan menyediakan produk baru di antaranya full range mur dan baut yang terbuat dari stainless steel, socket cap screw, serta hand tools.

Adanya produk baru ini, tutur Simon, kegiatan usaha perseroan diharapkan dapat menjadi lebih berkembang, serta dapat menyediakan produk-produk mur dan baut dengan jenis yang lebih variatif kepada pelanggan-pelanggan dalam rangka pengembangan usaha.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing, Mitra Angkasa Sejahtera Berencana IPO

Menurut Simon, hingga saat ini permintaan (demand) baut di Indonesia masih lebih tinggi dari pasokan. Kebutuhan baut dewasa ini sangat bisa ditemui di hampir segala bidang. Karena itu, membuat baut dan mur menjadi salah satu investasi bisnis yang sangat menjanjikan dalam menopang pembangunan infrastruktur Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Permintaan lebih tinggi dari pada pasokan. Itu berarti potensi bisnisnya bagus sekali. Kami saja sampai saat ini kewalahan memenuhi permintaan pasar karena tingginya kebutuhan," ujar Simon.

Adapun sisa dana IPO MAS sekitar enam persen akan dialokasikan untuk pembayaran utang usaha kepada pemasok, yaitu NA Fasteners Pte Ltd yang juga salah satu pemegang saham perseroan. Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut perseroan melepas 1,45 miliar saham baru atau setara 30,21 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Perseroan berencana mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir Januari 2022. Emiten berkode saham BAUT ini menetapkan harga penawaran umum saham senilai Rp100 per lembar dengan target raihan dana IPO mencapai sekitar Rp145 miliar. Bertindak sebagai penjamin emisi efek ialah PT UOB Kay Hian Sekuritas.(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id