Ada PPKM, Kinerja Bank Permata di Kuartal III akan Tetap Tumbuh Positif

    Husen Miftahudin - 14 September 2021 22:46 WIB
    Ada PPKM, Kinerja Bank Permata di Kuartal III akan Tetap Tumbuh Positif
    Bank Permata. Foto: dok MI/Panca.



    Jakarta: PT Bank Permata Tbk (BNLI) melihat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak akan banyak berdampak pada kinerja kuartal III-2021. Pendapatan operasional diperkirakan masih akan mencatatkan pertumbuhan positif.

    "So far untuk kinerja di kuartal ketiga kami tidak melihat adanya tekanan yang lebih dalam dibandingkan first half 2021 ini, dan bahkan utk pendapatan operasional masih tetap menunjukkan positif trajectory," ucap Direktur Keuangan Bank Permata Lea Kusumawijaya dalam konferensi pers virtual, Selasa, 14 September 2021.

     



    Meskipun demikian, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah imbas munculnya varian delta tersebut berdampak pada kinerja perusahaan untuk sisi penyaluran kredit. "Tapi terhadap kinerja secara umum tidak ada penurunan yang signifikan, dan bahkan masih tetap sustain kalau dibandingkan dengan kinerja kami di semester I-2021," urainya.

    Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank Permata Djumariah Tenteram mengakui bahwa kebijakan PPKM berdampak pada penyaluran kredit segmen Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Meskipun kredit secara keseluruhan masih belum tumbuh sempurna seperti sebelum adanya pandemi covid-19.

    Sehingga, permintaan terhadap investasi atau kebutuhan modal kerja untuk menambah kapasitas usaha masih cukup lemah dan melambat. Namun, sampai dengan kuartal II-2021 sebelum PPKM diimplementasikan, kredit sudah bergerak positif.

    "Jadi kalau kita lihat booking loan baru kita di SMI di kuartal kedua dibandingkan kuartal satu itu meningkat cukup besar, untuk SMI itu meningkat 35 persen, berarti permintaan itu menunjukkan tanda-tanda yang positif. Tetapi kalau kita bandingkan dengan kondisi sebelum covid-19, itu masih cukup lemah," papar dia.

    Direktur Wholesale Banking Bank Permata Darwin Wibowo menambahkan, pertumbuhan kredit di tahun ini sebenarnya sudah cukup membaik meskipun diakuinya bahwa kebijakan PPKM membuat transaksi di segmen wholesale alami penundaan.

    Secara umum, penyaluran kredit pada segmen wholesale sudah jauh lebih bagus dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan mulai banyaknya industri-industri yang sudah menggeliat seperti industri food and beverage, telekomunikasi, serta komoditas.

    "Jadi secara umum kita cukup optimistis di 2021 ini di kuartal keempat sedikit bisa lebih maju daripada kuartal ketiga dan overall di 2021 akan jauh lebih baik daripada 2020," tutup Darwin.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id