BEI Harap Backdoor Listing Berdampak Positif bagi Blibli

    Antara - 18 September 2021 09:15 WIB
    BEI Harap <i>Backdoor Listing</i> Berdampak Positif bagi Blibli
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI



    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik dan berharap rencana PT Global Digital Niaga (Blibli) masuk ke bursa dengan membeli saham perusahaan yang terlebih dahulu tercatat di bursa atau backdoor listing dapat berdampak positif bagi kinerja perseroan ke depan.

    Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan terkait dengan adanya informasi rencana Blibli untuk melakukan pengambilalihan atas perusahaan tercatat maka BEI percaya bahwa hal tersebut merupakan keputusan bisnis para pihak yang tentunya sudah melewati pertimbangan matang.

     



    "Harapan kami tentunya, aksi korporasi tersebut dapat memberi dampak baik bagi peningkatan nilai perusahaan dan juga bagi perkembangan pasar modal Indonesia," kata I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta, dilansir dari Antara, Sabtu, 18 September 2021.

    Nyoman menyampaikan BEI tidak mengatur secara khusus mengenai backdoor listing, namun suatu perusahaan terbuka dapat diambil alih oleh perusahaan lain dan dalam rangka pengambilalihan perusahaan tercatat tersebut juga perlu diperhatikan ketentuan yang terkait.

    Mengacu pada POJK No.9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, pengendali adalah pihak yang baik langsung maupun tidak langsung memiliki lebih dari 50 persen saham perusahaan atau mempunyai kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak langsung dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan.

    Sementara pengambilalihan adalah tindakan baik langsung maupun tidak langsung yang mengakibatkan perubahan pengendali. Dalam keterbukaan informasi BEI, manajemen Blibli menyampaikan bahwa pada 15 September 2021 lalu perseroan telah menandatangani perjanjian pengikatan pembelian saham dalam PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC).

    Blibli berencana mengambil alih 797,89 juta saham atau 51 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan pengelola Ranch Market tersebut. Blibli yang berdiri sejak 2011 merupakan e-commerce buatan Indonesia dengan model bisnis yang fokus pada B2B, B2C, dan B2B2C (business to business to consumer).

    Blibli merupakan anak usaha Djarum Group di bidang digital. Sementara itu, PT Supra Boga Lestari Tbk didirikan pada 28 Mei 1997 dengan kegiatan usaha utama bergerak di bidang perdagangan ritel modern. Kegiatan usaha perusahaan diawali pada 1998 dengan membuka gerai Ranch Market di Jakarta sebagai supermarket pertama.

    Pada 2007, perusahaan mengembangkan konsep supermarket baru yang ditujukan untuk pelanggan kelas menengah dan atas dengan membuat brand baru yaitu, Farmers Market. Perusahaan melakukan perjanjian pemutusan lisensi (termination agreement) dengan Ranch Market USA pada 2010.

    Selanjutnya, perusahaan melakukan perjanjian untuk memperoleh ijin penggunaan merek Ranch Market di Indonesia dan terpisah dengan Ranch Market USA. Pada 2012, perusahaan melakukan penawaran umum kepada masyarakat atas 312,9 juta saham dan sekaligus menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di BEI.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id