BI Perluas Penggunaan Rupiah dalam Perdagangan Bilateral di Beberapa Negara

    Husen Miftahudin - 21 Juli 2021 11:38 WIB
    BI Perluas Penggunaan Rupiah dalam Perdagangan Bilateral di Beberapa Negara
    Ilustrasi logo Bank Indonesia - - Foto: MI/ Susanto



     
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan rupiah dalam perdagangan bilateral dengan memperluas kerja sama Local Currency Settlement (LCS) antara BI dengan otoritas di beberapa negara mitra.

    "Ketergantungan Indonesia pada mata uang tertentu dapat meningkatkan kerentanan perekonomian, terutama yang bersumber dari global," mengutip unggahan Bank Indonesia pada instagram terverifikasi @bank_indonesia, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Dijelaskan bahwa LCS adalah penyelesaian transaksi bilateral antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing negara, dimana setelmen transaksi dilakukan di dalam yurisdiksi wilayah negara masing-masing.

    Misalnya, penyelesaian transaksi perdagangan Indonesia dan Jepang dapat dilakukan menggunakan rupiah, namun setelmen transaksi rupiah tersebut tetap dilakukan di Indonesia.

    "Sebaliknya, jika transaksi perdagangan dilakukan dalam mata uang yen, maka setelmen transaksi tersebut dilakukan di Jepang," papar BI.

    Dalam implementasinya, otoritas dari kedua negara yang bekerja sama akan menunjuk bank atau Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) untuk memfasilitasi pelaksanaan LCS, melalui pembukaan rekening mata uang negara mitra di negara masing-masing.

    "Hingga saat ini, Bank Indonesia telah menyepakati kerja sama (LCS) dengan Bank of Thailand, Bank Negara Malaysia, dan Kementerian Keuangan Jepang," tutur Bank Indonesia.

    Lebih jauh, penerapan LCS dapat meningkatkan kontribusi positif bagi upaya Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. Selain itu, penggunaan mata uang lokal juga memiliki berbagai peran, antara lain mendorong diversifikasi ekspor mata uang.

    Kemudian, berpotensi mengurangi biaya transaksi perdagangan karena terjadinya direct quotation antara mata uang lokal, mendorong pengembangan pasar keuangan domestik berbasis mata uang lokal, serta membuka akses (partisipasi pelaku usaha).

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id