OJK Pastikan Bank Penerima Dana Pemerintah Kompeten Perluas Kredit

    Husen Miftahudin - 27 Juli 2020 15:50 WIB
    OJK Pastikan Bank Penerima Dana Pemerintah Kompeten Perluas Kredit
    Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik langkah pemerintah memperluas penempatan likuiditasnya ke Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 4 dan 3, termasuk ke Bank Pembangunan Daerah (BPD). OJK memastikan bank penerima dana pemerintah tersebut memiliki kemampuan yang mumpuni terkait upaya memperluas penyaluran kredit.

    "OJK akan memastikan bahwa bank yang menerima penempatan dana memiliki kemampuan untuk melaksanakan kebijakan stimulus dan memperluas penyaluran pinjamannya seperti yang dipersyaratkan oleh pemerintah," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan tertulisnya, Senin, 27 Juli 2020.

    Dalam hal ini, jelas Wimboh, peran peran OJK di antaranya mengirimkan informasi tentang calon bank yang dapat menerima penempatan. Termasuk tingkat kesehatan, struktur kepemilikan saham, bentuk badan hukum, dan informasi kondisi bank lainnya.

    "Selain itu, OJK juga akan mengawasi implementasi penempatan dana pemerintah di industri perbankan melalui pos-audit," tuturnya.

    Sebelumnya pemerintah menempatkan dananya sebanyak Rp30 triliun di Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Di BRI dan Bank Mandiri, pemerintah menempatkan dananya masing-masing sebanyak Rp10 triliun. Sementara penempatan dana pemerintah di BNI dan BTN masing-masing sebesar Rp5 triliun.

    Kemudian, pemerintah juga menempatkan dananya di bank pembangunan daerah (BPD). Total ada Rp20 triliun dana yang bakal ditempatkan pemerintah di bank daerah, sebanyak Rp11,5 triliun di antaranya sudah ditempatkan di tujuh BPD.

    Ketujuh BPD tersebut yakni PT Bank DKI Jakarta sebesar Rp2 triliun, PT BPD Jawa Tengah (Bank Jateng) Rp2 triliun, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) Rp2,5 triliun, PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM) Rp2 triliun, serta BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo) sebesar Rp2 triliun.

    Ada pula dua BPD yang masih dikaji untuk penempatan dananya, yakni PT BPD Bali dan PT Bank DIY. Kedua bank pembangunan daerah tersebut masing-masing mendapatkan penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id