Airlangga: Rem Darurat Anies Baswedan Bikin Sentimen Negatif Pasar Modal

    Eko Nordiansyah - 10 September 2020 12:22 WIB
    Airlangga: Rem Darurat Anies Baswedan Bikin Sentimen Negatif Pasar Modal
    IHSG. Foto : MI/Ramdani.
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rem darurat yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebabkan sentimen negatif terhadap pasar modal. Bahkan keputusan ini memengaruhi gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

    "Karena hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian karena pengumuman Gubernur DKI tadi malam (Rabu, 9 September 2020), sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000," kata dia dalam Rakornas Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis, 10 September 2020.

    Pagi tadi, IHSG dibuka melemah 4,21 persen atau 216 poin ke level 4.932. Volume perdagangan sebesar 1,7 miliar lembar saham dengan nilai Rp1,6 triliun. Frekuensi perdagangan sebesar 122 ribu. Sebanyak 31 saham naik dan 332 saham turun.

    Airlangga menjelaskan kondisi di pasar keuangan bisa cepat terpengaruh oleh sentimen yang ada. Penerapan rem mendadak justru membuat sentimen negatif yang bisa memengaruhi kepercayaan pelaku pasar.

    "Namun kita harus melihat gas dan rem ini, kalau digas atau rem mendadak itu tentu harus kita jaga confident publik. Karena ekonomi tidak hanya fundamental, tapi juga sentimen terutama untuk sektor capital market," ungkapnya.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menarik pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Senin, 14 September 2020. Pembatasan transisi dihapus dan dikembalikan seperti awal.

    "Tidak ada pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 9 September 2020.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id