Bank Sudah Beri Keringanan Kredit Rp695,34 Triliun

    Husen Miftahudin - 02 Juli 2020 16:54 WIB
    Bank Sudah Beri Keringanan Kredit Rp695,34 Triliun
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai restrukturisasi kredit yang sudah dilakukan industri perbankan hingga 22 Juni 2020, mencapai Rp695,34 triliun. Keringanan kredit ini diberikan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta non UMKM.

    "Restrukturisasi yang sudah dilakukan perbankan itu terdiri dari Rp307,8 triliun untuk sektor UMKM dan Rp387,52 triliun untuk sektor non UMKM. Jadi artinya kebijakan OJK untuk merestrukturisasi para debiturnya itu disambut dengan baik," kata Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam acara diskusi livestream, Kamis, 2 Juli 2020.

    Heru mengakui dalam perkembangan pada pekan-pekan terakhir Juni 2020, permintaan restrukturisasi di industri perbankan mulai melandai. Artinya, pascapelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) para debitur sudah mulai percaya diri terhadap kembali bergeraknya aktivitas ekonomi dan bisnis.

    "Saya berdiskusi dengan beberapa direktur bank-bank, mereka mengatakan bahwa ada juga yang dulunya meminta restrukturisasi sudah membatalkan permintaannya karena bisa memenuhi kewajibannya. Artinya pelonggaran PSBB itu kan memberikan nilai positif," tutur Heru.

    Berdasarkan catatan Medcom.id, restrukturisasi perbankan pada 22 Juni (Rp695,34 triliun) dibandingkan 15 Juni 2020 (Rp655,8 triliun) mengalami pertumbuhan sebesar 6,03 persen. Sementara keringanan kredit yang diberikan bank per 26 Mei (Rp517,2 triliun) dibandingkan 18 Mei 2020 (Rp458,8 triliun) tumbuh 12,73 persen.

    Di samping itu, Heru juga melihat adanya perbaikan pada penyaluran kredit yang dilakukan perbankan. Pascapelonggaran PSBB, sejumlah kredit mulai kembali dikucurkan.

    Industri perbankan optimistis penyaluran kredit pada tahun ini bakal tumbuh positif. Bahkan pertumbuhannya bisa mencapai sekitar empat persen (yoy).

    "Itu kan bagus sekali, artinya sedikit pelonggaran di PSBB itu memberikan dampak yang luar biasa kepada sektor riil kita untuk bisa tetap tumbuh. Jadi kita optimis memandang perbankan kita ke depan di dalam menghadapi pandemik covid-19 ini," tutup Heru.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id