Lippo Cikarang Catat Pendapatan Rp574 Miliar di Kuartal I-2020

    Annisa ayu artanti - 26 Juni 2020 22:40 WIB
    Lippo Cikarang Catat Pendapatan Rp574 Miliar di Kuartal I-2020
    Ilustrasi proyek Meikarta milik Lippo Cikarang - - Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: PT Lippo Cikarang Tbk mencatat pendapatan perusahaan pada kuartal I-2020 sebesar Rp574,37 miliar. Jumlah itu meningkat 44 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang hanya Rp399,35 miliar.

    Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dikutip Medcom.id, Jumat, 26 Juni 2020, peningkatan pendapatan ini terutama berasal dari penjualan rumah tinggal dan apartemen sebesar Rp362 miliar. Pada kuartal I-2019, segmen rumah tinggal dan apartemen hanya mencatat pendapatan Rp304 miliar.

    Selain itu, capaian pendapatan emiten berkode LPCK juga berasal dari penjualan tanah komersial dan ruko, serta penjualan tanah masing-masing sebesar Rp57 miliar dan Rp59 miliar. Pendapatan tersebut  juga didukung oleh peningkatan pendapatan berulang yang dihasilkan oleh divisi manajemen kota yang meningkat 6 persen secara year on year menjadi Rp83 miliar dari Rp78 miliar.

    Sementara itu, pendapatan sewa turun 23 persen menjadi Rp13 miliar dari Rp17 miliar di kuartal I-2019 terutama karena penyewa di Maxxbox Lippo Cikarang yang tidak melanjutkan sewa mereka, terutama MSU yang memindahkan galeri pemasaran Meikarta ke Distrik 1.

    Pendapatan rumah tinggal dan apartemen berkontribusi 63 persen dari total pendapatan. Sementara pendapatan dari penjualan tanah industri dan komersial berkontribusi 20 persen terhadap total pendapatan.

    Lebih lanjut, seiring dengan meningkatnya pendapatan perusahaan juga mencatat peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp230,87 miliar menjadi Rp304,9 miliar. Sehingga laba kotor tercatat Rp256,78 miliar.

    Sementara laba bersih yang distribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat meningkat secara signifikan dari Rp151,17 miliar menjadi Rp793,58 miliar.  Perusahaan melaporkan EBITDA untuk tiga bulan pertama 2020 sebesar Rp203 miliar, meningkat 59 persen secara year on year. Peningkatan EBITDA ini sejalan dengan peningkatan Pendapatan dan Laba Kotor.

    Total aset LPCK juga meningkat 14 persen dari Rp12,21 triliun pada akhir 2019 menjadi Rp13,89 triliun. Saldo kas pada kuartal I-2020 tercatat Rp803 miliar.


    Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon Subiyanto mengatakan perusahaan akan fokus mengelola arus kas dengan hati-hati. Serta mengupayakan operasi yang efisien untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

    "Kami percaya permintaan pasar akan kualitas rumah hunian dengan harga terjangkau akan tinggi mengingat populasi negara yang tinggi ditambah dengan kepemilikan rumah yang rendah. Ke depan, kami akan menghasilkan lebih banyak produk kreatif yang akan memenuhi permintaan pasar," tukasnya.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id