Akhir Pekan, IHSG Pagi 'Berlayar' di Zona Merah

    Angga Bratadharma - 20 Maret 2020 09:14 WIB
    Akhir Pekan, IHSG Pagi 'Berlayar' di Zona Merah
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat masih terjebak di zona merah, seiring mewabahnya virus korona di Tanah Air. Sejauh ini, belum ada katalis positif signifikan yang membuat IHSG berbalik arah dan memperkuat fondasinya di zona hijau.

    IHSG Jumat, 20 Maret 2020, perdagangan pagi dibuka melemah sebanyak 60,55 poin atau setara 1,5 persen ke level 4.044. Sedangkan LQ45 tertekan sebanyak 13,80 poin atau setara 2,3 persen ke posisi 598 dan JII turun sebanyak 13,11 poin atau setara 3,2 persen ke posisi 393.

    Pagi ini seluruh sektor kompak berbaris di area pelemahan. Sektor konsumer melemah sebanyak 25,94 poin, sektor infrastruktur tertekan sebanyak 21,47 poin, sektor pertambangan turun sebanyak 19,92 poin, dan sektor perdagangan melemah sebanyak 4,85 poin.

    Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak  333 juta lembar saham senilai Rp551 miliar. Sebanyak 47 saham terpantau menanjak, sebanyak 191 saham terlihat melemah, sebanyak 50 saham terekam tidak berubah, dan sebanyak 511 saham tidak diperdagangkan.

    Di sisi lain, Wall Street menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didorong reli saham energi dan teknologi setelah penurunan tajam baru-baru ini karena pembuat kebijakan di seluruh dunia mengambil tindakan darurat lebih lanjut untuk membantu pasar keuangan mengatasi kerusakan ekonomi akibat virus korona atau covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 188,27 poin atau 0,95 persen menjadi 20.087,19 poin. Indeks S&P 500 bertambah 11,29 poin atau 0,47 persen menjadi 2.409,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 160,73 poin atau 2,30 persen menjadi 7.150,58 poin.

    Saham-saham teknologi utama AS, termasuk Facebook, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 meningkat, dengan sektor energi melonjak 4,57 persen, memimpin kenaikan dibantu oleh harga minyak mentah AS yang melonjak hampir 25 persen, rekor kenaikan satu hari terbesar.

    Pergerakan pasar mengikuti kekalahan besar di sesi sebelumnya. Dow turun menjadi 19.898,92 pada Rabu waktu setempat, menandai penutupan pertama di bawah 20.000 sejak Februari 2017. Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah sejak Desember 2018.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id