Anak Usaha AP II Raup Pendapatan Rp1,3 Triliun

    Husen Miftahudin - 29 Agustus 2020 11:36 WIB
    Anak Usaha AP II Raup Pendapatan Rp1,3 Triliun
    Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
    Jakarta: Lima anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II berhasil meraup kenaikan pendapatan selama periode Januari-Juli 2020. Bisnis kelima anak usaha AP II itu tetap tumbuh meski di tengah meluasnya dampak pandemi covid-19 yang membuat perekonomian nasional melambat.

    Adapun kelima anak usaha AP II itu adalah PT Angkasa Pura Solusi (APS) yang membukukan pendapatan Rp494,07 miliar selama Januari-Juli 2020. APS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan fasilitas di bandara, perparkiran, sumber daya manusia, dan ritel.

    Selanjutnya PT Angkasa Pura Kargo (APK) yang berhasil meraih pendapatan Rp137,116 miliar dengan bidang usaha kargo dan logistik. Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bisnis usaha APK relatif mampu bertahan lantaran angkutan kargo saat ini tetap berjalan dengan baik.

    "Di sisi lain, APS juga melakukan inovasi yakni dengan menyewakan gudang yang dimiliki ke sejumlah institusi," ungkap Awaluddin, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Sabtu, 29 Agustus 2020.

    Lalu PT Angkasa Pura Propertindo (APP) yang membukukan pendapatan sebanyak Rp81,45 miliar. Awaluddin menuturkan APP disiapkan untuk mengelola properti di kawasan bandara dan dalam waktu dekat akan membuka hotel bintang 4 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Kemudian ada PT Angkasa Pura Aviasi (APA) yang berhasil meraih pendapatan sebesar Rp18,104 miliar. Perseroan saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah terkait strategis partnership di Bandara Kualanamu.

    Terakhir PT Gapura Angkasa yang membukukan pendapatan mencapai Rp605,995 miliar dengan menyediakan layanan antara lain jasa ground handling. Sehingga, sebut Awaluddin, total sepanjang Januari-Juli 2020, kelima anak usaha tersebut meraih pendapatan sebanyak Rp1,34 triliun.

    "Pendapatan ini cukup tinggi di tengah pandemi karena memang anak usaha telah melakukan berbagai inovasi, memaksimalkan aset, dan penghematan," jelasnya.

    Awaluddin menuturkan kontribusi pendapatan terbesar berasal dari PT Gapura Angkasa dan PT Angkasa Pura Solusi yang sudah berdiri cukup lama. "Sementara itu PT Angkasa Pura Propertindo dan PT Angkasa Pura Kargo baru berdiri sekitar tiga tahun, dan PT Angkasa Pura Aviasi berdiri sekitar satu tahun lalu," paparnya.

    Awaluddin bilang, pendapatan yang berhasil dicetak kelima anak usaha AP II itu lantaran perusahaan menjalankan strategi bisnis untuk bertahan dan menjaga stabilitas perusahaan di tengah perlambatan ekonomi imbas pandemi. Strategi dijalankan melalui pengembangan inovasi perolehan pendapatan usaha, memaksimalkan alat produksi, dan penghematan biaya operasi.

    Strategi juga didukung dengan konsep 3R dalam menjalankan bisnis, yakni reconfigure the structure, restore the unoptimal business, dan replace the unimportant things. Implementasi 3R dapat membuat struktur organisasi dan proses operasi lebih sederhana, lalu optimalisasi bisnis dengan melakukan mencari peluang, dan menghilangkan hal-hal yang tidak penting.

    "Melalui inovasi, memaksimalkan alat produksi, dan melakukan penghematan yang juga didukung dengan konsep 3R, kelima anak usaha tersebut di tengah pandemi ini dapat berkontribusi maksimal terhadap pendapatan perseroan," urai dia.

    Saat ini pendapatan AP II Group berasal dari portofolio bisnis aeronautika dan portofolio bisnis nonaeronautika. Bisnis aeronautika seperti layanan ke penumpang pesawat dan ke maskapai sebagian besar dilakukan oleh induk usaha, yaitu AP II. Sementara bisnis nonaeronautika sebagian besar dilakukan oleh anak usaha.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id