Maybank Indonesia Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

    Angga Bratadharma - 01 April 2021 11:19 WIB
    Maybank Indonesia Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
    Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria. FOTO: MI/BARY FATHAHILAH



    Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) membukukan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI–profit after tax & minority interest) untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp1,3 triliun. Selain itu, Maybank Indonesia merombak jajaran direksi dan komisaris.

    Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Adapun RUPST Maybank Indonesia juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.  






    Kemudian RUPST menyetujui penggunaan laba bersih untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2020. Setidaknya sebanyak 1,54 persen dari laba bersih atau Rp19,52 miliar digunakan sebagai cadangan umum guna memenuhi ketentuan dalam Pasal 70 ayat 1 Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal 25 Anggaran Dasar Perseroan.  

    Lalu sebanyak 20 persennya dibagikan sebagai dividen tunai dengan total maksimal sebesar Rp253,27 miliar atau sebesar Rp3,32 per saham. Sisanya sebesar 78,46 persen atau Rp993,56 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.

    Selain itu, RUPST menyetujui pengangkatan David Formula sebagai Direktur Maybank Indonesia dan Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Maybank Indonesia. Keputusan pengangkatan keduanya berlaku efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPST 2024.

    "Meskipun di tengah pandemi, fee income masih tetap tumbuh di 2020 yang dikontribusikan oleh pendapatan dari global market, wealth management, dan bancassurance," kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 April 2021.

    Di saat yang sama, lanjutnya, pembatasan kegiatan masyarakat dan kebijakan jaga jarak telah mengubah perilaku konsumen untuk lebih mengandalkan transaksi secara darin. "Hal ini berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan digital banking kami," ujarnya.

    Menghadapi tantangan perbankan ke depan khususnya terkait perbankan digital, masih kata Taswin, Maybank Indonesia menambah satu direktur yang akan fokus pada pengembangan dan penerapan teknologi digital. Hal ini bertujuan agar layanan digital banking mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi nasabah, seiring perkembangan zaman.

    Taswin menambahkan bahwa RUPST juga telah menyetujui pembagian dividen dari laba bersih 2020 sebagai apresiasi kepada para pemegang saham. Adapun RUPST Maybank Indonesia dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19 dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dengan tetap memenuhi peraturan yang berlaku.

    Berdasarkan RUPST 2021, berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia:

    Dewan Komisaris

    Presiden Komisaris: Datuk Abdul Farid Bin Alias.
    Komisaris: Edwin Gerungan.
    Komisaris: Datuk Lim Hong Tat.
    Komisaris Independen: Budhi Dyah Sitawati.
    Komisaris Independen: Achjar Iljas.
    Komisaris Independen: Hendar.
    Komisaris Independen: Putut Eko Bayuseno.

    Dewan Direksi
    Presiden Direktur: Taswin Zakaria.
    Direktur: Thilagavathy Nadason.
    Direktur: Irvandi Ferizal.
    Direktur: Effendi Hengki.
    Direktur: Muhamadian Rostian.
    Direktur: Widya Permana.
    Direktur: Steffano Ridwan.
    Direktur: Ricky Antariksa.
    Direktur: David Formula 

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id