OJK Resmikan Dua Bank Wakaf Mikro di Surakarta

    Husen Miftahudin - 07 Maret 2021 18:45 WIB
    OJK Resmikan Dua Bank Wakaf Mikro di Surakarta
    Peresmian dua Bank Wakaf Mikro di Surakarta. Foto: Dok. OJK



    Surakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan dua Bank Wakaf Mikro (BWM) di wilayah Surakarta, Jawa Tengah. Peresmian dua BWM itu merupakan upaya OJK dalam mendukung program pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro.

    Kedua Bank Wakaf Mikro itu adalah BWM Al Muayyad dan BWM Al Mushoffa, diresmikan langsung Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan disaksikan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kantor OJK Solo.






    "BWM didirikan untuk bisa mendorong ekonomi masyarakat di sekitar pesantren dengan konsep yang sangat sederhana namun sangat memudahkan untuk peningkatan usaha mikro di sekitar pesantren. Kita terus perkuat manfaat BWM ini dengan pembinaan-pembinaan sehingga bisa menaikkan para pengusaha mikro ini ke kelas yang lebih tinggi," kata Wimboh dikutip dari siaran persnya, Minggu, 7 Maret 2021.

    Wimboh mengungkapkan, pembinaan BWM ini telah menggunakan teknologi informasi dalam pelaksanaan program serta pelayanan BWM, terutama untuk aktivitas bisnis dan operasional BWM. "Kita sudah siapkan marketplace untuk produk-produk dari BWM ini website melalui umkmmu.co.id, sehingga lebih luas lagi pemasarannya," paparnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa keberadaan BWM di kota Surakarta akan mendukung program pemulihan ekonomi yang sedang dipercepat di kota tersebut.

    "Kita sedang menghadapi masa-masa sulit, tapi ada peluang untuk bangkit salah satunya dengan BWM ini. Melalui BWM, proses pemulihan ekonomi di Solo bisa dipercepat dan saya yakin Solo akan segera bangkit dari pandemi," harap dia.

    Hingga saat ini telah berdiri 60 BWM dengan kumulatif penerima manfaat sebanyak 41.436 nasabah dan total pembiayaan Rp60,6 miliar. BWM Al Muayyad dan Al Mushoffa merupakan dua dari empat BWM baru yang diproses selama masa pandemi covid-19.

    OJK bersama dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat serta dengan dukungan dari para donatur telah menginisiasi pengembangan ekosistem digital BWM yang mencakup tiga aspek utama yakni, digitalisasi pembiayaan BWM, digitalisasi operasional BWM, dan digitalisasi pengembangan usaha nasabah BWM.

    Bank Wakaf Mikro adalah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfokus pada pembiayaan usaha masyarakat kecil yang diinisiasi OJK bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas).

    Setiap BWM akan menerima sekitar Rp3 miliar sampai Rp4 miliar yang bersumber dari donatur yang bisa berasal dari semua kalangan atau perusahaan. Pembiayaan bagi nasabah BWM untuk tahap awal sebesar Rp1 juta dengan biaya administrasi tiga persen per tahun.

    Keistimewaan Bank Wakaf Mikro terletak pada proses pendampingannya, karena nasabah yang dikelompokkan akan rutin mendapat pelatihan dan pendampingan, dengan pola pembiayaan yang dibuat 'tanggung renteng'.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id