BEI Pastikan Investor Beli Saham Bukan karena Terpaksa

    Annisa ayu artanti - 16 Maret 2020 11:45 WIB
    BEI Pastikan Investor Beli Saham Bukan karena Terpaksa
    Illustrasi (MI / ROMMY PUJIANTO).
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan pembelian saham oleh BPJamsostek dan pengelola dana pensiun tanpa dari paksaan atau intervensi pihak mana pun.

    Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan niat lembaga pengelola dana masyarakat itu datang dari diri sendiri. Pemerintah dan otoritas tidak ada yang memaksa untuk mengucurkan dana untuk mendongkrak pasar saham di tengah kondisi saat ini.  

    "Ini dilakukan atas kesadaran berdasarkan pertimbangan bisnis," kata Inarno di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.

    Inarno menyebut dengan pembelian saham-saham oleh lembaga dalam negeri akan semakin memperkuat posisi investor domestik di pasar modal Indonesia.

    "Sudah waktunya investor domestik pegang kendali di pasar modal," ujar Inarno.

    Di tempat yang sama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya sering bertukar informasi dengan bursa terkait kodnisi pasar terkini mengenai pasar modal. Khususnya pasca merebaknya virus korona (covid-19) dan dikatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO).

    "Kami senantiasa bertukar informasi membahas kondisi pasar modal terkini. Kami perhatikan pergerakan IHSG saat ini yang mengalami koreksi yang dalam, secara valuasi IHSG saat ini diperdagangkan pada level yang cukup jauh di bawah rata-rata kondisi normalnya, maka hal ini merupakan kesempatan yang baik bagi investor, seperti kami," jelasnya.

    Sementara Ketua Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Nur Hasan Kurniawan menambahkan pihaknya sepakat untuk masuk ke dalam bursa perdagangan bukan karena paksaan. Mereka telah menimbang bahwa saat harga saham sedang diskon seperti ini adalah waktu yang tepat masuk ke pasar modal.

    "Wacana masuk ke pasar saham ini kita lakukan bukan karena desakan atau intervensi dari manapun, tetapi atas kesadaran sendiri berdasarkan pertimbangan bisnis rasional. Industri dana pensiun komit untuk memulihkan pasar finansial Indonesia saat ini," tukas Nur.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id