Analis: Pelaku Pasar Panik karena PSBB DKI

    Insi Nantika Jelita - 10 September 2020 22:10 WIB
    Analis: Pelaku Pasar Panik karena PSBB DKI
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Sejumlah saham perusahaan anjlok setelah mendapat kepastian Pemprov DKI Jakarta kembali mengetatkan aktivitas dengan menerapkan PSBB per 14 September 2020.

    Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menuturkan pelaku pasar panik sehingga menyebabkan terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) di sistem perdagangan Kamis, 10 September 2020, pukul 10.18 waktu JATS (Jakarta Automated Trading System).

    "Jadi terkoreksi cukup dalam. Pasar panik dan khawatir dampak PSBB," jelas Hans kepada Media Indonesia, Kamis, 10 September 2020.

    Menurutnya, meski Anies menyebut masa pengetatan hanya berlangsung dua minggu, namun hal itu membuat sentimen publik diperkirakan bertahan lama.

    Baca: 5 Saham Emiten Nyungsep Usai Anies Tarik Rem Darurat

    "Kita harus lihat besok dan Senin. Apakah masih koreksi tidak. Karena dulu PSBB dari dua minggu menjadi berbulan-bulan, bakal lama sepertinya (sentimen)," kata Hans.

    Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menyatakan ada beberapa perusahaan yang mengalami penurunan saham drastis pascapengumumam PSBB Jakarta per pukul 12.48 WIB.

    Saham yang disebutkan ialah saham PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) yang turun hingga tujuh persen dengan poin 93, PT Phapros Tbk (PEHA) dengan poin 1.395 (tujuh persen), lalu saham PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) dengan poin 372 (tujuh persen), saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dengan poin 266 (6,99 persen), dan lainnya.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id